Ilustrasi: Pexels
Kasus Influenza Meningkat, Simak Cara Mencegah Penyebarannya
Riza Aslam Khaeron • 29 September 2026 18:46
Jakarta: Kasus influenza di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Data surveilans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat proporsi kasus positif influenza pada minggu ke-37, menjelang akhir bulan September, melonjak menjadi 56 persen, naik dari 44 persen pada minggu sebelumnya.
Dari total kasus yang terdeteksi, sebanyak 39 persen di antaranya menyerang kelompok usia balita (0–4 tahun).
Kendati mengalami kenaikan, Kemenkes menegaskan bahwa aktivitas influenza secara nasional sejauh ini masih dalam rentang kewaspadaan dan belum berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Di tengah meningkatnya penyebaran virus ini, masyarakat diimbau untuk mengambil langkah antisipatif guna menekan risiko penularan, baik untuk melindungi diri sendiri maupun orang-orang di sekitar.
Salah satu perlindungan utama untuk mengurangi risiko infeksi influenza musiman beserta komplikasinya adalah dengan mendapatkan vaksinasi influenza secara rutin setiap tahun. Selain vaksinasi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat juga merekomendasikan sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Mencegah Penyebaran Influenza

IlustrasI: Pexels
Berikut adalah beberapa langkah pencegahan mandiri yang direkomendasikan oleh CDC untuk memutus rantai penularan virus influenza:
- Hindari Kontak Dekat
Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit. Sebaliknya, jika Anda sedang merasa kurang sehat, jagalah jarak fisik dari orang lain untuk meminimalkan risiko penularan virus pernapasan. - Tetap di Rumah Saat Sakit
Bila memungkinkan, isolasikan diri di rumah dengan tidak pergi bekerja, sekolah, atau beraktivitas di ruang publik saat sedang sakit. Anda disarankan baru kembali beraktivitas normal setelah setidaknya 24 jam memenuhi dua kondisi berikut:- Gejala kesehatan secara keseluruhan telah membaik.
- Tidak lagi mengalami demam tanpa bantuan obat penurun panas.
- Tutup Mulut dan Hidung
Selalu tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Mengingat virus influenza utama menyebar melalui percikan liur (droplet) saat penderita flu batuk, bersin, atau berbicara, langkah ini sangat efektif mencegah penularan. Penggunaan masker juga sangat disarankan. Bagi orang yang terinfeksi, masker menahan penyebaran droplet ke luar, sedangkan bagi orang sehat, masker membantu melindungi saluran pernapasan dari partikel infeksius di udara. - Rutin Membersihkan Tangan
Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun secara rutin merupakan langkah efektif membunuh kuman. Jika sarana cuci tangan tidak tersedia, gunakan pembersih tangan (hand sanitizer) berbasis alkohol. - Hindari Menyentuh Wajah
Kuman dan virus dapat berpindah ketika tangan menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi, lalu tanpa disadari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Oleh karena itu, hindari menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan. - Menjaga Kualitas Udara
Perbaiki sirkulasi udara di dalam ruangan dengan rutin membuka jendela untuk memasukkan udara segar, menggunakan alat penyaring udara (air purifier), atau memilih beraktivitas di area terbuka. Udara yang bersirkulasi dengan baik dapat menekan konsentrasi partikel virus di udara. - Terapkan Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat
Bersihkan secara berkala benda-benda yang sering disentuh, seperti meja, pegangan tangga, dan gagang pintu. Di samping itu, perkuat daya tahan tubuh dengan tidur yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres, mengonsumsi cukup air putih, serta menyantap makanan bergizi seimbang.
Mencegah Influenza di Sekolah
Langkah pencegahan juga perlu diterapkan secara khusus di lingkungan sekolah, tempat penitipan anak (daycare), hingga perguruan tinggi. Beberapa upaya yang dapat dilakukan meliputi:- Mencari tahu rencana penanganan sekolah atau institusi jika terjadi wabah influenza, termasuk ketersediaan fasilitas vaksinasi di lokasi.
- Memastikan barang dan permukaan yang sering disentuh oleh siswa/staf dibersihkan secara berkala.
- Menyediakan sarana kebersihan yang memadai, seperti tisu, sabun, handuk kertas, pembersih tangan berbasis alkohol, dan tisu disinfektan sekali pakai.
- Memastikan pihak sekolah melakukan langkah-langkah pemeliharaan kualitas dan sirkulasi udara di dalam kelas.
- Memahami prosedur pemisahan (isolasi sementara) bagi siswa atau staf yang menunjukkan gejala sakit hingga mereka dijemput pulang, serta kebijakan fleksibilitas ketidakhadiran bagi yang sakit.
Mencegah Influenza di Tempat Kerja
Lingkungan kantor dan tempat kerja juga berpotensi menjadi klaster penularan. Langkah-langkah pencegahan yang disarankan di tempat kerja antara lain:- Mengetahui rencana mitigasi perusahaan saat terjadi peningkatan kasus flu, serta ketersediaan program vaksinasi bagi karyawan.
- Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh bersama, seperti gagang pintu, papan ketik (keyboard), dan telepon kantor.
- Memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai, seperti tisu, sabun cuci tangan, dan pembersih tangan berbasis alkohol di sudut-sudut kantor.
- Melakukan pembagian tugas (cross-training) dengan rekan kerja agar operasional pekerjaan tetap berjalan saat Anda atau anggota keluarga sakit dan harus tinggal di rumah.
- Segera minta izin untuk pulang dan beristirahat jika mulai merasa kurang sehat saat berada di tempat kerja.