UMKM Mau Bersaing di E-Commerce? Legalitas dan AI Jadi Kunci

Direktur PMSEPJ Kemendag Dwinanto Rumpoko. Foto: dok Kemendag.

UMKM Mau Bersaing di E-Commerce? Legalitas dan AI Jadi Kunci

Ade Hapsari Lestarini • 12 October 2026 15:15

Jakarta: Transformasi perdagangan digital Indonesia menghadirkan persaingan usaha yang kian kompetitif, menuntut pelaku usaha untuk memperkuat visibilitas melalui optimasi ekosistem e-commerce guna memenuhi permintaan konsumen.

Ekosistem ini membuka peluang besar bagi UMKM yang mendominasi struktur unit usaha di Indonesia dan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Namun, dalam praktiknya UMKM masih menghadapi kesenjangan untuk berpartisipasi secara optimal.

Hambatan tersebut tercermin dari masih minimnya pemenuhan formalisasi usaha serta kapabilitas dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi, termasuk kecerdasan artifisial (AI). Padahal, kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk membangun kredibilitas, efisiensi, dan optimasi ekosistem e-commerce.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa (PMSEPJ), Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri bersinergi dengan pionir e-commerce Lazada Indonesia kembali menghadirkan program Kolaboraksi #2 bertema "Raih Akses Pasar Lewat Legalitas, Kredibilitas, dan Kreativitas".

Program ini merupakan wujud dorongan terhadap kepatuhan pelaku usaha untuk pemenuhan perizinan serta pemanfaatan AI yang bertanggung jawab, sejalan dengan implementasi Permendag No. 19 Tahun 2026 dalam mewujudkan ekosistem PMSE yang adil dan berdaya saing. Terlebih, menjelang momentum Harbolnas, penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memanfaatkan peluang pasar dan transaksi di ruang digital secara lebih optimal.

"Penting bagi pelaku usaha untuk memiliki kesiapan matang dalam berpartisipasi di perdagangan digital. Penguatan legalitas dan kapasitas teknologi bukan sekadar kepatuhan administratif, tapi investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat daya saing usaha itu sendiri," kata Direktur PMSEPJ Kemendag Dwinanto Rumpoko, dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Oktober 2026.

Lebih lanjut, Dwinanto menerangkan Kementerian Perdagangan secara aktif melakukan pemantauan, pengawasan, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Apresiasi turut disampaikan atas kolaborasi berkelanjutan bersama Lazada Indonesia dan Lampu.id dalam mendorong peningkatan kapasitas UMKM.


Kemendag dorong legalitas dan pemanfaatan AI bagi UMKM. Foto: dok Kemendag.
 

Memastikan ekosistem PMSE di Indonesia berdaya saing


Langkah sinergis ini dilakukan secara konsisten guna memastikan ekosistem PMSE di Indonesia tetap aman, nyaman, dan berdaya saing bagi seluruh pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari ekosistem perdagangan digital, Lazada Indonesia turut menegaskan pentingnya legalitas usaha dan kesiapan digital sebagai fondasi lingkungan usaha yang terpercaya dan kompetitif.

"Sebagai platform yang mempertemukan jutaan konsumen dengan brand dan seller, Lazada Indonesia melihat bahwa kesiapan legal dan digital menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis di pasar Indonesia. Legalitas usaha menjadi fondasi bagi brand dan seller untuk memperluas akses ke pasar, sementara kesiapan digital memungkinkan mereka memanfaatkan platform sebagai ruang untuk bertumbuh melalui adopsi teknologi," tambah Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma.

Dihadiri lebih dari 200 pelaku usaha, forum ini menjadi ruang berbagi wawasan langsung dari para ahli menuju satu arah yang sama, yaitu ekosistem PMSE yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Pada kesempatan ini para pelaku usaha turut mendapatkan edukasi terkait pemanfaatan AI untuk meningkatkan visibilitas dan juga meningkatkan daya saing bagi produknya.

"AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memetakan karakteristik konsumen di suatu pasar," kata Praktisi dan Edukator AI, Azhar Suardi.

Dirinya juga mengingatkan pelaku usaha untuk tetap bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan AI. Forum ini turut menggandeng Lampu.id sebagai akselerator, sehingga kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menjembatani regulasi, praktik usaha, dan inovasi dalam ekosistem perdagangan digital, sekaligus mendorong produk lokal Indonesia agar semakin kredibel dan berdaya saing.

(Ade Hapsari Lestarini)