IHSG Turun 0,25% ke Level 6.016 Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.

IHSG Turun 0,25% ke Level 6.016 Pagi Ini

Husen Miftahudin • 9 October 2026 09:18

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi hari ini mengalami penurunan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 9 Oktober 2026, IHSG berada di posisi 6.039,009.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.10 WIB, IHSG sempat menguat sebelum akhirnya tergelincir turun sebanyak 14,793 poin setara 0,25 persen ke level 6.016,491.

Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 351 saham emiten melemah. Sementara, 193 saham lainnya menguat dan 174 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.10 WIB sebanyak Rp941,879 miliar dengan total saham yang diperdagangkan 5,640 miliar saham.
 



(Ilustrasi. Foto: dok MI)
 

IHSG berpotensi rebound


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi kembali rebound. "Diperkirakan support IHSG 5.950-6.000 dan resist IHSG 6.070-6.120," jelas Fanny dalam riset hariannya.

Adapun Bursa Saham AS melemah pada perdagangan Kamis (8/10), dengan indeks Nasdaq mencatat penurunan signifikan. Lonjakan harga minyak mentah akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi dan suku bunga, sementara saham semikonduktor tertekan. Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,10 persen; S&P 500 turun 0,47 persen; dan Nasdaq Composite melemah 1,25 persen.

Di sisi lain, Bursa Saham Asia tertekan pada perdagangan Kamis (8/10), seiring meningkatnya tekanan di pasar obligasi global. Kekhawatiran investor menguat setelah sejumlah perusahaan teknologi besar dikabarkan tengah mencari pendanaan dalam jumlah besar untuk membiayai pembangunan infrastruktur AI. Indeks saham Asia-Pasifik di luar Jepang MSCI turun 1,2 persen. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,4 persen; indeks Kospi Korea Selatan anjlok 2,6 persen; Hang Seng Hong Kong turun 1,4 persen; Taiex Taiwan melemah 1 persen; dan ASX 200 Australia berkurang 0,8 persen.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin (8/10) ditutup koreksi 1,88 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp848 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, AMMN, ANTM, dan TLKM.

(Husen Miftahudin)