Ilustrasi Tes Kamampuan Akademik. Foto: dok. Antara.
Kemendikdasmen Buka Peluang Tes Kemampuan Akademik Susulan untuk Wilayah Terdampak Karhutla
Gabriella Thesa Widiari • 23 October 2026 16:51
Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan fleksibilitas mekanisme Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan jenjang SMA, bagi peserta di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan ini untuk menjamin hak asesmen para siswa di wilayah karhutla.
“Dengan dinamika yang ada di lapangan, pergerakan dari kebencanaan ini mungkin harian. Kami memberikan fleksibilitas untuk tetap bisa ikut utama, tetapi apabila berhalangan kemudian tidak hadir, akan masuk dalam data rekonsiliasi calon peserta susulan,” kata Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati dilansir dari Antara, Jumat, 23 Oktober 2026.
Baca Juga :
Lestari Moerdijat bersama Kemendikdasmen Bekali Guru SD Strategi Digitalisasi Pembelajaran
Siswa yang terdampak karhutla cukup melaporkan ketidakhadirannya kepada pihak sekolah untuk dicatat oleh pengawas silang dalam berita acara pelaksanaan. Selanjutnya, panitia penyelenggara akan memproses pendataan peserta guna menjadwalkan sesi ujian susulan.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen Rahmawati. Foto: Antara.
Mekanisme koordinasi teknis disesuaikan berdasarkan kewenangan masing-masing satuan pendidikan, baik dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, maupun kantor wilayah Kementerian Agama. Pola fleksibel ini diharapkan mampu memberikan ruang penyesuaian tanpa merugikan peserta didik di wilayah terdampak karhutla.
“Jadi apabila peserta yang pada hari pelaksanaan masih memungkinkan mengikuti ujian tetap dapat mengikuti sesi utama. Namun, kalau kondisi bencana membuat peserta berhalangan hadir, ketidakhadiran tersebut akan menjadi dasar pendataan untuk mengikuti ujian susulan,” ujar Rahmawati.