Ilustrasi. Foto: dok. Antara.
BNPB Inventarisasi Bantuan Penanganan Karhutla dari Luar Negeri
Gabriella Thesa Widiari • 22 October 2026 18:36
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginventarisasi tawaran bantuan dari luar negeri untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dukungan tersebut difokuskan pada pengadaan peralatan serta teknologi pemadaman mutakhir yang belum dimiliki Indonesia.
"Sesuai arahan pimpinan, pemerintah saat ini melakukan inventarisasi jenis bantuan yang diperlukan agar dukungan dari luar negeri tersebut benar-benar tepat guna dan tepat sasaran dalam memperkuat operasi penanggulangan karhutla," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dilansir dari Antara, Kamis, 22 Oktober 2026.
Langkah inventarisasi tersebut berjalan beriringan dengan penanganan intensif di enam provinsi prioritas karhutla. BNPB mencatat luasan lahan terbakar berada di Kalimantan Tengah seluas 7.938 hektare, Sumatra Selatan 5.194 hektare, Jambi 2.025 hektare, Kalimantan Selatan 1.974 hektare, dan Kalimantan Barat 1.290 hektare, sementara wilayah Riau dilaporkan telah nihil.
.jpg)
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. Foto: Antara.
Selain lima wilayah tersebut, pemadaman juga terus dikerahkan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Taman Nasional Way Kambas, Gunung Sumbing, hingga Kabupaten Karanganyar. Operasi darat dan udara di area IKN seluas 37 hektare dilaporkan berhasil memadamkan lima hektare titik api sepenuhnya.
Untuk menanggulangi karhutla di seluruh lokasi terdampak, pemerintah telah menyiagakan puluhan ribu personel gabungan lintas instansi. Seluruh tim dilengkapi dengan armada pemadaman udara serta sarana penyiraman darat secara berkesinambungan.
"Ada lebih kurang 70 ribu personel gabungan yang sudah disiagakan untuk menangani karhutla ini, lengkap dengan armada udara dan peralatan penyiraman darat," ujar Berton.