Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyalurkan bantuan 32 ribu liter air bersih untuk warga Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dokumentasi/ Metro TV.
Ringankan Beban Warga, Lestari Moerdijat Salurkan 32 Ribu Liter Air ke Jepara
Deny Irwanto • 20 October 2026 08:24
Jepara: Krisis air bersih yang melanda Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, membuat warga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama hampir tiga bulan, masyarakat mengandalkan pasokan air dari berbagai bantuan karena sumur warga terasa asin dan aliran air PDAM tidak lagi mencukupi.
Untuk membantu meringankan beban masyarakat, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyalurkan bantuan 32 ribu liter air bersih. Air tersebut didistribusikan menggunakan empat mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
Ketua DPD Partai NasDem Jepara, Pratikno, mengatakan kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli dan semakin berat dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian besar masyarakat kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga.
"Jadi yang paling parah itu bulan September kemarin dan November itu luar biasa ya. Hampir mayoritas semua warga terdampak di sini kasihan banget apalagi ini kemaraunya panjang sekali," kata Pratikno di Jepara, Senin, 19 Oktober 2026.

Ketua DPD Partai NasDem Jepara, Pratikno, di Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dokumentasi/ Metro TV.
Ia menjelaskan penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan pasokan air. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari bakti sosial dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-14 Partai NasDem.
"Maka ini kepedulian partai NasDem di hari ulang tahun kita melakukan bakti sosial penyaluran air bersih ini bersama ibu lestari Moerdijat," jelas Pratikno.
Menurut Pratikno, distribusi bantuan dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan warga, termasuk untuk memenuhi keperluan air bersih di tempat ibadah.
"Sekarang ada empat tangki yang didistribusikan nanti jika ada kebutuhan lagi melihat musala masjid dan tempat ibadah insya Allah nanti kami akan dropping untuk kebutuhan pengurus masjid," ungkapnya.
Bagi warga, keterbatasan air bersih berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak hingga memenuhi kebutuhan minum. Yayuk, salah seorang warga terdampak, mengatakan masyarakat selama ini mengandalkan pasokan air yang didatangkan secara berkala.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyalurkan bantuan 32 ribu liter air bersih untuk warga Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dokumentasi/ Metro TV.
"Sudah 3 bulan kekeringan, untuk bantuan air bersih kadang dari tangki PDAM, anshor. Kalau air sumur di sini asin, setiap hari mengandalkan dropping air," ungkap Yayuk
Yayuk menuturkan, bantuan air tidak selalu datang dengan frekuensi yang sama. Untuk kebutuhan konsumsi, warga juga harus mengeluarkan biaya tambahan dengan membeli air galon.
"Setiap minggu kadang dua kali kadang satu kali. Untuk kebutuhan minum dan memasak beli air galon seharga Rp5.000," ujarnya. (Budi Hutomo)