Pemerintah Mitigasi Potensi Banjir di Akses Bandara Soetta

Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau Kali Prancis di Tangerang. Foto: Antara.

Pemerintah Mitigasi Potensi Banjir di Akses Bandara Soetta

Anggi Tondi Martaon • 6 November 2026 16:53

Jakarta: Pemerintah bakal memitigasi potensi banjir di akses Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sebab, bandara tersebut berperan penting terhadap perekonomian.

"Bicara sektor pariwisata, bicara investasi dan itu juga dimulai dari pintu masuknya serta pintu keluarnya. Artinya orang datang dan keluar melalui Bandara Soekarno-Hatta. Maka itu, masalah banjir harus ditangani dan mitigasi," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau Kali Prancis di Tangerang dikutip dari Antara, Jumat, 6 November 2026.

AHY juga menegaskan penanganan banjir tak selalu berjalan lancar. Namun demikian, berbagai upaya terus pemerintah lakukan demi memastikan penanganan banjir yang dilakukan berjalan lancar.

"Kami sejak awal memberikan prioritas untuk banjir di sekitar kawasan Bandara Soetta karena situasi ini mengganggu masyarakat dan tentunya menghambat aktivitas ekonomi termasuk tadi mengganggu Operasional dari Bandara Soekarno Hatta," ungkap AHY.
 


AHY menjelaskan masalah banjir, khususnya di jalan tol menuju Bandara Soekarnoe-Hatta berpengaruh langsung terhadap operasional yang melayani jutaan penumpang. 

Pada periode musim hujan yakni Bulan Januari yang lalu banjir sebabkan penundaan penerbangan hingga 20 persen atau lebih dari 150 penerbangan. Hal tersebut pasti berpengaruh pada aktivitas ekonomi.

Dari hasil tinjauan, hal tersebut terjadi karena sedimentasi dan pendangkalan sungai Prancis dan anak sungai Prancis. Maka itu berbagai upaya dilakukan diantaranya normalisasi sungai Perancis menggunakan sejumlah kendaraan ekskavator agar kapasitas maksimal dan alirannya tetap terjaga dengan baik.

Sejumlah titik genangan air terjadi di akses menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Foto: Dok: Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Alat berat sudah diturunkan. Semoga dalam waktu dekat bisa menjadi solusi dalam menekan banjir di Tangerang dan juga sekitar Bandara Soetta," sebut AHY.

Menurut dia, dalam waktu dua bulan menuju musim penghujan, semua lini telah ditekankan untuk melakukan persiapan. Misalnya saja Jasa Marga sudah menyiagakan pompa-pompa, yang sudah ditempatkan pada titik rawan.

"Ada penanganan skala awal jangka pendek, namun ada juga jangka panjang. Kita semua koordinasikan agar ketika terjadi kejadian di lokasi bisa ditangani sebagai upaya mitigasi," ujar AHY.

(Anggi Tondi)