Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya.
Normalisasi Ciliwung dan Sejumlah Sungai Dipercepat hingga Desember 2026
Anggi Tondi Martaon • 5 November 2026 17:49
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempercepat normalisasi sejumlah sungai di Jakarta hingga Desember 2026. Hal itu untuk mengantisipasi potensi banjir menjelang puncak musim hujan pada Februari 2027.
“Sekarang ini sampai dengan bulan Desember, Pemerintah DKI Jakarta akan terus tetap untuk melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada di Jakarta, apakah itu Ciliwung, Angke, Krukut, Cakung Lama, dan sebagainya akan kita kebut,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
Pramono mengatakan percepatan normalisasi sungai menjadi salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi potensi curah hujan ekstrem pada musim hujan kali ini.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tertinggi di Jakarta diperkirakan terjadi pada Februari 2027.
“Dari laporan BMKG diperkirakan curah hujan tertinggi pada bulan Februari dan akan ada curah hujan yang ekstrem bahkan,” ujar Pramono.
Pramono menjelaskan fenomena El Nino turut memengaruhi pola curah hujan sehingga periode hujan diperkirakan lebih singkat dengan volume yang tetap sama.
“Tetapi karena ada El Nino ini, maka curah hujannya menjadi menyempit, tapi volumenya sama. Waktunya menyempit, tapi volumenya sama,” tutur Pramono.

Ilustrasi normalisasi sungai. Foto: Metro TV/Nattasya.
Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta juga telah membahas langkah antisipasi banjir bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, termasuk pembagian tugas dan dukungan dari berbagai institusi.
Pramono menyebut koordinasi lintas institusi diperlukan untuk memperkuat kesiapan Jakarta dalam menghadapi potensi banjir akibat curah hujan ekstrem.
Selain normalisasi sungai, Pemprov DKI Jakarta turut melakukan pembenahan infrastruktur di sejumlah wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi, terutama Jakarta Barat.
“Yang pertama, diperkirakan curah hujan tertinggi itu di Jakarta Barat,” ungkap Pramono.