Pohon di Kabupaten Kuningan rubuh diterjang angin kencang (MI/UL)
Kuningan Masuk Pancaroba, Cuaca Ekstrem Rusak Rumah Warga
Nurul Hidayah • 3 November 2026 16:49
Kuningan: Wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dilaporkan mulai memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Kondisi tersebut mulai memicu serangkaian cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat disertai angin kencang yang merusak rumah warga.
Kepala Stasiun Meteorologi Kertajati BMKG, Muhammad Syifaul Fuad, menjelaskan bahwa awal musim hujan di Kuningan diprakirakan baru akan turun merata pada dasarian II, yakni periode 11–20 November 2026.
“Masa pancaroba ditandai dengan hujan lokal, angin kencang, dan petir, yang harus diwaspadai oleh masyarakat,” tutur Fuad dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 3 November 2026.
Di Desa Legok, angin kencang mengakibatkan sebuah rumah milik lansia bernama Tarni, 70, mengalami rusak berat. Selain itu, fasilitas ibadah berupa Mushola Irsadul Ibat di kawasan tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Indra memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Ilustrasi-Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Lebak, Banten, menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik. (Metro TV/?Seprinal Sri Putra)
Sementara itu, di Desa Luragungtonggoh, terjangan angin kencang pada pukul 15.30 WIB menumbangkan pohon kenari setinggi 10 meter hingga menutupi sebagian akses jalan utama. Kencangnya tiupan angin turut merobohkan spandek Optik Zolaris serta menerbangkan atap sebuah rumah toko (ruko).
Merespons rentetan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Kuningan langsung menerjunkan tim asesmen guna melakukan penanganan darurat dan pendataan di kedua lokasi terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati. Terutama saat menghadapi masa peralihan sebelum memasuki puncak musim penghujan ini,” pungkas Indra.