JK Tanggapi Gerakan Anak Abah Coblos Semua Paslon: Jangan Emosi

Jusuf Kalla menerima kunjungan Pramono Anung/Medcom.id/Fachri

JK Tanggapi Gerakan Anak Abah Coblos Semua Paslon: Jangan Emosi

Fachri Audhia Hafiez • 9 September 2024 23:55

Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), merespons gerakan mencoblos semua pasangan calon (paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dia menekankan agar masyarakat tak emosi menyikapi dinamika kontestasi tersebut.

"Ya itu tentunya sebaiknya masyarakat memilih yang terbaik lah, jangan emosi lah," kata JK di kediamannya Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin malam, 9 September 2024.

JK memahami bahwa emosi tak terhindari. Namun, hal ini hanya persoalan pengetahuan masyarakat ihwal gagasan yang ditawarkan para paslon.
 

Baca: JK Sebut Pramono Tak Meledak seperti Ahok

"Bahwa itu ada emosi pastilah tetapi saya kira kalau nanti melihat bagaimana beliau memberikan wawasan gagasan, orang akan memilih sendiri. Itu awal itu, biasa lah," ujar JK.

Muncul gerakan agar mencoblos semua paslon Pilkada Jakarta 2024. Karena kekecewaan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau disebut Anak Abah. Anies tak diwadahi partai politik (parpol) untuk dapat maju di kontestasi tersebut.

"Tampaknya gelombang coblos semuanya akan terus menggurita. Mereka akan terus berkampanye di media sosial sebagai wujud boikot. Hasilnya tentu akan dapat dilihat saat penghitungan hasil Pilkada 2024," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Medcom.id, Minggu, 8 September 2024.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)