Pembersihan material longsor di ruas Tapan-Batas Jambi, Sumbar. (Foto: Kementerian PU)
Pemulihan 14 Titik Longsor Dikebut, Menteri PU: Ruas Tapan-Batas Jambi Kembali Fungsional
Lukman Diah Sari • 14 October 2026 21:09
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan pembersihan material longsor di ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), untuk memulihkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Meski akses jalan telah kembali fungsional, penanganan di 14 titik longsor masih berlangsung dengan mengerahkan 10 alat berat pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan alat berat dan personel melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. Upaya ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap fungsional sekaligus mengamankan titik-titik longsor yang berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Untuk Tapan–Batas Jambi, akses sudah kembali fungsional. Tetapi 14 titik longsor tetap harus ditangani dan diamankan. Pekerjaan darurat harus segera menyambung ke penanganan permanen,” kata Menteri Dody, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sejumlah titik mengalami kerusakan dengan tingkat risiko tinggi. Pada KM 219+100, badan jalan mengalami longsor hingga setengah bagian sehingga berisiko sangat tinggi mengalami amblas. Sementara itu, titik KM 231+650 juga masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, longsoran besar dari lereng atas menutup akses di 10 titik, sedangkan dua titik lainnya mengalami longsoran kecil yang menutup setengah badan jalan. Kondisi tersebut membuat pembersihan dan pengamanan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta tingkat risiko di setiap lokasi.
Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui BPJN Sumbar mengerahkan 10 unit alat berat dan alat pendukung, terdiri atas empat unit ekskavator, dua unit wheel loader, satu unit motor grader, dan tiga unit dump truck. Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material berupa tanah, bebatuan, batang pohon, serta material lain yang menutupi badan jalan, sekaligus mendukung penanganan pada titik-titik terdampak.
Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, lalu lintas pada ruas Tapan–Batas Jambi masih diberlakukan buka-tutup selama proses pembersihan berlangsung. Kementerian PU terus melanjutkan penanganan pada titik-titik terdampak untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat dan distribusi logistik antar wilayah.