Ilustrasi freepik
Doa dan Amalan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Putri Purnama Sari • 30 September 2026 05:10
Jakarta: Tidur menjadi salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengawali waktu istirahat dengan doa dan amalan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Doa sebelum tidur menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon perlindungan dan kebaikan kepada Allah SWT. Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW mengajarkan beberapa doa dan amalan yang dapat dibaca ketika hendak beristirahat.
Doa sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah SAW
Dilansir dari NU Jatim, dalam kitab Al-Adzkar karya Syekh Abu Zakariya Muhyiddin an-Nawawi, terdapat doa yang dianjurkan dibaca ketika seseorang hendak tidur.Bacaan tersebut diriwayatkan dari Hudzaifah dan Abi Dzar RA dalam Shahih Bukhari. Rasulullah SAW ketika beranjak ke tempat tidur membaca:

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang menghidupkan dan mematikan.”
Doa tersebut menunjukkan bahwa seorang Muslim dianjurkan untuk tetap mengingat Allah SWT ketika mengakhiri aktivitas dan bersiap untuk tidur. Selain doa tersebut, Rasulullah SAW juga mengajarkan amalan berupa membaca takbir, tasbih, dan tahmid sebelum tidur.
Dalam riwayat yang bersumber dari Shahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW mengajarkan Sayyidina Ali dan Fatimah RA untuk membaca ketiga zikir tersebut ketika hendak menuju tempat tidur.

Artinya: Diriwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim dari Sayyidina Ali bahwasanya Rasulullah SAW berkata kepadanya dan Fatimah RA: Apabila kalian berdua beranjak ke tempat tidur atau kalian menuju tempat berbaring, maka bacalah takbir, tasbih dan tahmid masing-masing sebanyak 33 kali. Sayyidina Ali Berkata: Semenjak mendengarkan hal itu, saya tidak pernah meninggalkannya. Sayyidina Ali ditanya, begitu pula dengan perang Shiffin? Sayyidina Ali menjawab: Begitu pula dengan perang Shiffin.
Dilansir dari NU Jabar, terdapat sebuah hadits yang menerangkan bahwa Rasulullah SAW pernah berkata kepada Aisyah, “Janganlah engkau tidur sebelum mengerjakan empat hal. Pertama, mengkhatamkan al-Qur’an. Kedua, menjadikan para nabi sebagai pemberi syafaat bagimu. Ketiga, meminta ridha dari semua kaum muslimin. Keempat, melaksanakan haji dan umrah”.
Kemudian Aisyah menjawab, “Bagaimana aku bisa melakukan keempat hal tersebut?” Seraya tersenyum Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan, “Apabila engkau membaca Surat al-Ikhlas tiga kali, maka seakan-akan engkau telah mengkhatamkan Al-Qur’an. Apabila engkau bershalawat kepadaku dan kepada semua nabi-nabi maka engkau sama dengan menjadikan kami sebagai pemberi syafaatmu. Apabila engkau beristighfar untuk kaum Muslimin, maka engkau telah menjadikan mereka ridha kepadamu. Dan terakhir, apabila engkau membaca tasbih seolah engkau telah melaksanakan haji dan umrah.
Amalan Sebelum Tidur
Amalannya sebagai berikut:- Membaca takbir (allahuakbar) sebanyak 33 kali
- Membaca tasbih (subhanallah) sebanyak 33 kali
- Membaca tahmid (alhamdulillah) sebanyak 33 kali
Amalan ini diawali dengan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali:

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad): ‘Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah Dzat yang menjadi tumpuan segala permohonan. Ia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada siapa pun yang sebanding dengan-Nya.’”
Setelah membaca Surat Al-Ikhlas, amalan berikutnya adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh nabi serta rasul sebanyak tiga kali.

Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan kami Baginda Muhammad, semua nabi dan rasul.”
Selanjutnya, umat Islam dapat membaca doa memohon ampun kepada Allah SWT untuk diri sendiri, kedua orang tua, serta seluruh kaum Muslimin dan Mukminin.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, semua kaum muslim laki-laki dan perempuan, dan semua kaum mukmin laki-laki dan perempuan.”
Amalan sebelum tidur tersebut juga dilengkapi dengan zikir yang dibaca sebanyak tujuh kali:

Artinya: “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, Allah Maha besar, tidak ada daya menjalankan ketaatan dan tidak ada kemampuan menghindar dari kemaksiatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Agung.”
Berbagai doa dan amalan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas seorang Muslim dapat diiringi dengan mengingat Allah SWT, termasuk ketika hendak beristirahat.
Dengan membaca doa dan zikir sebelum tidur, seorang Muslim memohon kebaikan dan perlindungan kepada Allah SWT sebelum mengakhiri aktivitas pada hari tersebut. Kebiasaan ini juga menjadi bentuk upaya untuk menghadirkan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
(Siti Nahdia Usman)