Ilustrasi. Foto: blog.pintu.co.id
Industri Perdagangan Berjangka Komoditi Perkuat Literasi dan Kinerja Berkelanjutan
Husen Miftahudin • 16 October 2026 16:14
Jakarta: Penguatan industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) nasional perlu didukung oleh kinerja perusahaan yang berkelanjutan serta peningkatan literasi masyarakat. Kedua aspek tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem perdagangan yang sehat, transparan, dan tepercaya di tengah perkembangan era digital.
Komitmen tersebut sejalan dengan momentum Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) 2026 yang mengusung tema "Smart Traders, Wise Choices: Navigating Commodity Futures in the Digital Era". Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk memahami mekanisme perdagangan berjangka, mengenali peluang dan risiko, serta mengambil keputusan secara bijak.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau PT KBI Adiyasa Suhadibroto mengatakan pencapaian kinerja perusahaan menjadi dorongan untuk mempertahankan efisiensi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perkembangan industri PBK.
"PT KBI terus menjaga kinerja, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan. Sejalan dengan semangat Bulan Literasi PBK 2026, kami meyakini bahwa industri yang kuat tidak hanya ditopang oleh kinerja yang baik, tetapi juga oleh pemahaman masyarakat yang memadai mengenai mekanisme perdagangan dan risiko yang menyertainya," ujar Adiyasa dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 16 Oktober 2026.
Komitmen terhadap kinerja berkelanjutan tersebut sejalan dengan capaian PT KBI yang meraih tiga penghargaan dalam ajang The Asian Post Best State-Owned Enterprise 2026. Penghargaan yang diselenggarakan Infobank dalam rangkaian Indonesia Collaborative Forum 2026 itu mencakup apresiasi atas kinerja perusahaan selama lima tahun berturut-turut pada periode 2022–2026, efisiensi perusahaan, serta kinerja keuangan 2025.
Sebagai lembaga kliring berjangka, PT KBI menjalankan fungsi kliring dan penjaminan transaksi untuk mendukung keandalan ekosistem perdagangan berjangka. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap mekanisme perdagangan yang aman dan andal.

(Ajang The Asian Post Best State-owned Enterprise 2026. Foto: dok Istimewa)
Genjot literasi masyarakat
Selain penguatan kinerja operasional, peningkatan literasi masyarakat dinilai penting untuk mendorong partisipasi yang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam industri PBK. Pemahaman yang memadai mengenai mekanisme transaksi dan risiko diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat.
Dari sisi kinerja, volume transaksi PBK yang dikliringkan PT KBI hingga September 2026 tercatat tumbuh 109,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi yang diproses melalui perusahaan.
Melalui momentum Bulan Literasi PBK 2026, PT KBI menyatakan akan terus mendukung kolaborasi dengan regulator, organisasi regulator mandiri (Self-Regulatory Organization/SRO), pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem perdagangan berjangka komoditi nasional agar semakin berintegritas, berdaya saing, dan berkelanjutan di era digital.