Ilustrasi. Foto: dok MI.
Dolar AS Menguat Tipis
Ade Hapsari Lestarini • 6 October 2026 08:21
New York: Dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada perdagangan akhir Senin waktu setempat. Indeks dolar, yang mengukur nilai mata uang AS tersebut terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,23 persen menjadi 102,167 pada pukul 15.00 waktu setempat (19.00 GMT).
Melansir Xinhua, Selasa, 6 Oktober 2026, pada perdagangan akhir di New York, nilai tukar euro turun menjadi 1,1215 dolar dari 1,1252 dolar pada sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris turun menjadi 1,3219 dolar dari 1,3239 dolar pada sesi sebelumnya.
Selain itu, dolar AS diperdagangkan pada level 158,00 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan 157,80 yen Jepang pada sesi sebelumnya.
Dolar AS menguat terhadap franc Swiss menjadi 0,8307 franc dari 0,8287 franc, namun melemah terhadap dolar Kanada menjadi 1,4256 dolar dari 1,4259 dolar. Dolar AS juga menguat terhadap krona Swedia menjadi 10,0403 krona dari 10,0366 krona.

Ilustrasi bursa NYSE. Foto: Xinhua/Wang Ying.
Nasdaq cetak rekor
Saham-saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026 waktu setempat. Kinerja saham sektor kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mengimbangi kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) ke level tertinggi dalam beberapa dekade.
Melansir Xinhua, Selasa, 6 Oktober 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 90,94 poin atau 0,18 persen menjadi 51.267,90. Indeks S&P 500 bertambah 51,23 poin atau 0,66 persen menjadi 7.773,95. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite naik 286,45 poin atau 1,05 persen menjadi 27.477,31 dan mencatat rekor penutupan tertinggi.
Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau. Sektor material dan layanan komunikasi memimpin kenaikan masing-masing sebesar 1,22 persen dan 1,14 persen. Sementara itu, sektor real estat turun 0,44 persen.