Asap dari serangan Israel di Gaza. (AP)
Willy Haryono • 15 October 2023 12:27
Washington: Tiga presenter Muslim yang bekerja untuk kantor berita MSNBC dikabarkan telah ditangguhkan sejak meletusnya perang antar kelompok pejuang Palestina Hamas dan militer Israel pekan kemarin.
Dua sumber telah mengonfirmasi hal ini kepada kantor berita Arab News bahwa MSNBC, media asal Amerika Serikat (AS), telah memberhentikan program berita yang dibawakan tiga presenter Muslim bernama Mehdi Hasan, Ayman Mohieddine dan Ali Velshi.
Menurut Semafor, MSNBC yang berhaluan kiri tidak menayangkan program "The Mehdi Hasan Show" yang dijadwalkan tayang pada Kamis malam. MSNBC juga membatalkan rencana Mohieddine untuk menjadi pembawa acara Joy Reid di hari Kamis dan Jumat.
Beberapa sumber juga mengungkapkan bahwa Velshi digantikan pembawa acara lain untuk pertunjukan akhir pekan mendatang. Namun MSNBC, "dengan keras menolak anggapan bahwa Hasan atau Mohieddine dikesampingkan dengan cara apa pun," tambah Semafor.
Namun dua sumber Arab News yang terlibat langsung dengan keputusan di MSNBC telah mengonfirmasi penangguhan tersebut.
"Ada banyak ketidakjelasan mengenai apa yang terjadi selanjutnya," kata salah satu sumber.
"Tetapi suasananya sangat mirip dengan apa yang terjadi pasca 9/11 dengan argumen bahwa 'Anda mendukung kami, atau justru menentang kami,'" tambahnya.
"Sedihnya, hal ini kini telah melampaui pandangan politik dan menyasar penganut agama tertentu," tutur sumber tersebut.
Arab News mencoba mengonfirmasi langsung kepada MSNBC, tetapi jaringan tersebut tidak menanggapi komentar saat berita ini diterbitkan.
Meski Velshi masih melaporkan program lain dari lapangan, apa yang dikonfirmasi sumber Arab News adalah bahwa acara tersebut telah ditangguhkan dan masa depan ketiga presenter Muslim di jaringan tersebut tidak jelas.
Baca juga: Peringatkan Potensi Serangan Hamas, 2 Laporan CIA Tak Sampai ke Meja Biden