Presiden Prabowo Targetkan Tiap Provinsi Punya Sekolah Unggulan

Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026. Dokumentasi/Youtube Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo Targetkan Tiap Provinsi Punya Sekolah Unggulan

Daviq Umar Al Faruq • 13 January 2026 18:47

Malang: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembentukan sekolah unggulan baru bernama SMA Garuda. Pemerintah menargetkan pembangunan sedikitnya 20 SMA Garuda agar hampir setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah unggulan.

“Rencana kita juga akan membentuk sasarannya 20 tambahan sekolah yang kita beri nama SMA Garuda, nanti sasaran kita adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda, satu sekolah unggulan,” kata Presiden Prabowo saat pidato sebelum peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026.

Presiden bahkan menargetkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi hingga tingkat kabupaten. “Dan rencana saya tiap kabupaten nanti kita bikin sekolah unggulan terintegrasi. 500 (sekolah) ini bisa kita selesaikan 4 tahun ke depan,” ujarnya. 
 


Sebelumnya, Presiden Prabowo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Peresmian ini menjadi penanda keseriusan pemerintah memperluas pendidikan menengah unggulan sebagai fondasi penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) demi mempercepat kemajuan bangsa.

“Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,” ujar Prabowo.


Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026. Dokumentasi/Youtube Sekretariat Presiden.


Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan SMA Taruna Nusantara sejak awal dirancang untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa dengan kapasitas akademik unggul. Melalui sistem pendidikan yang terarah dan disiplin, para siswa dibina agar mampu menguasai ilmu pengetahuan secara optimal dan kelak menjadi kader pembangunan nasional.

“SMA Taruna Nusantara didirikan sekian puluh tahun yang lalu dengan maksud untuk mencari putra-putri bangsa Indonesia yang memiliki kapasitas akademis yang unggul untuk dibina diberi kesempatan yang terbaik sehingga dapat meraih ilmu pengetahuan dengan cepat dan pada ujungnya dapat menjadi kader bangsa yang berguna pembangunan suatu bangsa,” kata Prabowo.

Ia menekankan, kunci utama kemajuan suatu negara terletak pada kemampuan menguasai Iptek. Tanpa penguasaan tersebut, sebuah bangsa akan sulit mencapai tingkat peradaban yang tinggi dan bersaing di tingkat global.

“Letak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi, hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi,” tegas Prabowo.

Prabowo menambahkan, penguasaan Iptek juga berimplikasi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Termasuk, upaya membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan kelaparan.

“Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan rakyat Indonesia, kita dapat memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dan kondisi yang baik hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” lanjut Prabowo.


Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026. Dokumentasi/Youtube Sekretariat Presiden.


Menurut Prabowo, setiap negara membutuhkan wadah pendidikan unggulan. Ia mencontohkan banyak negara maju maupun negara berkembang yang memiliki ratusan sekolah serupa sebagai mesin pencetak sumber daya manusia berkualitas.

“Dari pengamatan kita kepada negara-negara yang berkembang dengan pesat dengan negara-negara yang sudah jauh pembangunannya, peradabannya, terdapat sebuah negara mungkin di atas 100 sekolah-sekolah semacam ini,” ucap Prabowo.

Ia juga menyinggung pengalaman negara tetangga dan negara maju yang lebih dulu mengembangkan sekolah unggulan.
“Di Malaysia saja sudah berapa puluh tahun, udah lebih dari 20 sekolah-sekolah semacam ini. Di Inggris sudah ratusan tahun juga terdapat ratusan sekolah-sekolah semacam ini,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan Indonesia tidak boleh tertinggal. Pemerintah, kata dia, bertekad memperbanyak kampus pendidikan unggulan, baik dalam format SMA Taruna Nusantara maupun sekolah sejenis.

“Untuk itu kita menambah kampus-kampus semacam SMA Taruna Nusantara, bahkan dalam wadah yang sama,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa SMA Taruna Nusantara pertama kali berdiri di Magelang pada era 1990-an. Seiring waktu, sekolah ini berkembang dan kini memiliki tiga kampus, yaitu di Magelang, Malang, dan Cimahi.

“Kita sudah punya SMA terletak di Magelang yang didirikan tahun 90, kita terus membina sekolah tersebut hari ini kita sudah punya tiga kampus Magelang tentunya kita sudah tambah juga di Malang di sini saya resmikan hari ini dan Cimahi,” tutur Prabowo.

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah membangun kampus SMA Taruna Nusantara di sejumlah wilayah strategis lainnya. Mulai dari Kalimantan hingga Sumatera.

“Kemudian kita sedang membangun Kalimantan yaitu di kawasan IKN, kemudian di Sulawesi Utara, di Minahasa dan di Sumatera Selatan di Pagar Alam,” kata Prabowo.

Prabowo menargetkan seluruh kampus tersebut mulai beroperasi pada akhir 2026. “Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” ucap Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)