Pesawat Jet Tempur F-16 AS Jatuh di Pangkalan Udara Jerman, Pilot Selamat

Pesawatjet tempur F-16 jatuh di Pangkalan Udara Spangdahlem milik AS di Jerman setelah menjalani latihan. (Anadolu Agency)

Pesawat Jet Tempur F-16 AS Jatuh di Pangkalan Udara Jerman, Pilot Selamat

Willy Haryono • 23 September 2026 11:28

Eifel: Pesawat jet tempur F-16 jatuh di Pangkalan Udara Spangdahlem milik Amerika Serikat (AS) di wilayah Eifel, Jerman.

Pilot berhasil melontarkan diri dan mendapat perawatan medis, sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Mengutip media lokal Jerman Südwestrundfunk (SWR), Rabu, 23 September 2026, sekitar 20 jet tempur F-16 yang tergabung dalam satu skuadron ditempatkan di Pangkalan Udara Spangdahlem. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah pesawat angkut militer AS juga terlihat berada di pangkalan tersebut.

Otoritas Pengendalian Lalu Lintas Udara Jerman melaporkan kecelakaan terjadi setelah pesawat menjalani latihan.

Personel militer AS diketahui ditempatkan di sekitar 20 lokasi di Jerman, terutama di wilayah selatan dan barat daya negara tersebut. Jika fasilitas militer yang lebih kecil turut dihitung, jumlahnya mencapai sekitar 40 lokasi.

Pangkalan Udara Ramstein dan Spangdahlem menjadi dua fasilitas militer AS yang paling penting di Jerman.

Pangkalan Udara Ramstein di negara bagian Rhineland-Palatinate merupakan pangkalan militer AS terbesar di luar wilayah Amerika Serikat. Pangkalan tersebut menjadi pusat logistik utama untuk pengerahan pasukan, peralatan, dan kargo AS ke Timur Tengah, Afrika, serta Eropa Timur.

Sementara itu, Angkatan Udara AS telah ditempatkan di Pangkalan Udara Spangdahlem sejak pertengahan 1950-an.

Pada masa jabatan pertama Donald Trump sebagai presiden, sempat muncul rencana untuk menarik pasukan AS dari pangkalan tersebut. Namun, rencana itu ditangguhkan pada 2021.

Pada 2026, Polandia menyatakan kesiapan untuk menerima pasukan AS yang ditarik dari Jerman. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Pesawat Kargo Amazon di Miami Jatuh, Tewaskan Lima Orang

(Willy Haryono)