Hujan Guyur Wilayah Jakarta Hasil Operasi Modifikasi Cuaca 18-22 September

Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

Hujan Guyur Wilayah Jakarta Hasil Operasi Modifikasi Cuaca 18-22 September

Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2026 19:25

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 18–22 September 2026. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi awan hujan serta memitigasi dampak musim kemarau dan penurunan kualitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya.   

“OMC dilakukan sebagai langkah mitigasi penurunan kualitas udara dan dampak kemarau, dengan mendistribusikan curah hujan secara lebih optimal dan merata,” tulis keterangan resmi akun Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), Rabu, 23 September 2026. 


Melalui pelaksanaan OMC tersebut, pemerintah menargetkan sejumlah manfaat jangka pendek maupun panjang bagi lingkungan Ibu Kota. Di antaranya membasahi atmosfer dan permukaan tanah, menurunkan konsentrasi polutan di udara, mengurangi dampak kekeringan, serta memaksimalkan potensi awan hujan selama periode kemarau.   

Berdasarkan data hasil realisasi pelaksanaan OMC, potensi hujan berhasil dioptimalkan di sejumlah wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Pada rentang 18 hingga 20 September 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berhasil diguyurkan di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Banten, hingga Jawa Barat.   


Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

Pada 21 dan 22 September 2026, realisasi hujan membasahi sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Depok, serta meluas ke sebagian besar wilayah DKI Jakarta. Langkah intervensi cuaca diharapkan dapat menjaga kualitas udara dan ketersediaan air tanah di Jakarta secara berkelanjutan.   

(Fachri Audhia Hafiez)