Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya
Pendatang Baru di Jakarta Diperkirakan Mencapai 10-12 Ribu Orang
Athiyya Nurul Firjatillah • 27 March 2026 20:57
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang ke Ibu Kota pascalebaran 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan proyeksi tersebut masih bersifat sementara.
“Jadi data yang ada sampai dengan hari ini kami memprediksi, memperkirakan akan ada kenaikan kurang lebih pemudik yang ikut saudaranya balik ke Jakarta kurang lebih 10 sampai dengan 12 ribu,” kata Pramono Anung, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, perkiraan tersebut mengacu pada tren pemesanan transportasi serta pergerakan masyarakat yang kembali ke Jakarta bersama keluarga. Pramono mengingatkan para pendatang untuk mempersiapkan diri sebelum datang ke Jakarta, terutama dari sisi kesiapan kerja dan tempat tinggal.
“Tetapi ini belum final ya, nanti kita lihat data yang ada karena kenapa ini bisa disimpulkan seperti itu dari tren orang booking kendaraan ataupun juga yang ikut dengan keluarganya dan sebagainya,” ujar Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya
Ia menegaskan, meski tidak ada operasi yustisi, pemerintah tetap mendorong pendatang memiliki kesiapan yang matang agar dapat beradaptasi dan beraktivitas di Ibu Kota. Hal ini penting untuk menghindari munculnya persoalan sosial baru di tengah tingginya arus urbanisasi pascalebaran.
“Jakarta tidak ada operasi yustisi tetapi Jakarta tentunya meminta siapapun yang ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta, mereka harus mempersiapkan diri,” kata Pramono.