Alat sensor Early Warning System(EWS) yang terinstalasi di Bendung Prisdo, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat , 6 Maret 2026. Dokumentasi/BNPB
Sirine Peringan Dini Banjir Sempat Bikin Warga Kota Bekasi Terkejut
Silvana Febiari • 7 March 2026 13:03
Kota Bekasi: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat mitigasi banjir di Kota Bekasi melalui pemasangan sistem Early Warning System (EWS).
Pada awal pengoperasian, sirine sempat membuat masyarakat terkejut. Namun, hal ini dinilai sebagai bagian dari proses adaptasi masyarakat terhadap sistem peringatan dini.
"Sistem peringatan dini tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat karena mampu memberikan informasi lebih awal terkait potensi kenaikan muka air, Terima kasih BNPB kami sangat apresiasi," ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Maret 2026.
Menurutnya, pengalaman banjir besar pada tahun 2025 menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Saat itu, banjir melumpuhkan aktivitas kota hingga hampir dua hari, termasuk merendam kawasan pusat pemerintahan di Jalan Ahmad Yani.
"Dengan teknologi tersebut, pemerintah dapat memperkirakan waktu kedatangan aliran air di titik-titik tertentu secara lebih akurat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara tepat waktu," tambah Tri.
.jpeg)
Bendung Prisdo, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dokumentasi/BNPB
Menjelang periode libur Lebaran, Pemkot Bekasi tetap menyiagakan seluruh perangkat penanganan banjir. Petugas terkait tetap bertugas tanpa diberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) atau libur bagi personel yang terlibat dalam penanganan bencana.
"Pemerintah Kota Bekasi berharap sinergi dengan BNPB dalam penguatan sistem peringatan dini banjir dapat terus diperluas ke lebih banyak titik sehingga kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana banjir semakin meningkat," tutup Tri.
BNPB dan Pemerintah Kota Bekasi berharap sistem ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Terutama menjelang periode akhir musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir April sebagaimana prakiraan cuaca BMKG.