Salah satu rumah warga yang terdampak angin kencang di Jember mengalami kerusakan pada Jumat petang, 6 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember.
4 Sekolah Hingga Belasan Rumah di Jember Rusak Diterjang Angin Kencang
Silvana Febiari • 7 March 2026 21:15
Jember: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat empat sekolah rusak, gudang tembakau roboh, puluhan pohon tumbang hingga belasan rumah rusak diterjang angin kencang di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Angin kencang terjadi pada Jumat sore hingga malam, 6 Maret 2026.
"Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di selatan Jember yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong dan Gumukmas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, dikutip dari Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, hujan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. Akibatnya, beberapa pohon tumbang menutup jalan desa dan menimpa rumah warga, serta menyebabkan gudang tembakau roboh, dapur warga rusak, dan atap rumah serta sekolah rusak.
"Angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Wuluhan yakni Desa Kesilir dan Tanjungrejo yang menyebabkan 50 pohon tumbang, atap empat sekolah mengalami kerusakan, 17 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan 15 gudang tembakau roboh," tuturnya.
Ia mengatakan fasilitas pendidikan yang terdampak angin kencang yakni SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06. Korban yang rumahnya tertimpa pohon sebagian mengungsi ke rumah saudaranya.
"Gudang tembakau menimpa rumah warga atas nama Supri (45) mengalami kerusakan sedang, sehingga warga terdampak mengungsi di rumah saudaranya," ungkapnya.
Angin kencang juga melanda Desa Paseban di Kecamatan Kencong. Peristiwa itu menyebabkan satu pohon tumbang menimpa atap rumah dan mengakibatkan satu orang terluka akibat tertimpa genteng yang jatuh.
"Di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas juga diterjang angin kencang yang menyebabkan dapur rumah dan kandang warga roboh," ujarnya.

Salah satu rumah warga yang terdampak angin kencang di Jember mengalami kerusakan pada Jumat petang, 6 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember.
Edy menjelaskan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah menanganai pohon tumbang yang menutupi jalan desa, dan akses lalu lintas kini sudah normal kembali. Sementara penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga sudah terselesaikan sekitar 80 persen.
"Hari ini dilakukan kerja bakti untuk penanganan gudang tembakau yang menimpa rumah warga, sedangkan warga yang terdampak tersebut masih mengungsi di rumah saudaranya," paparnya.
Ia mengimbau warga untuk mewaspadai dan berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem. Warga juga diminta waspada terhadap pohon yang berpotensi rawan tumbang.