Peluang Ekonomi Jadi Magnet PPKS Datang ke Jakarta

Ilustrasi PPKS. Foto: Antara.

Peluang Ekonomi Jadi Magnet PPKS Datang ke Jakarta

Anggi Tondi Martaon • 3 March 2026 08:59

Jakarta: Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan menyebutkan persepsi tentang peluang ekonomi di Jakarta menjadi salah satu faktor Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) datang ke Ibu Kota.

Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan mengatakan alasan kedatangan PPKS beragam, mulai dari mencari pekerjaan hingga mencari anggota keluarga yang tidak ditemukan.

"Ada yang memang mau cari penghidupan di Jakarta, ada juga yang cari keluarga tapi tidak ketemu, ada juga yang menganggap Jakarta masih banyak peluang ekonomi," kata Bernard dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut dia, sebagian pendatang beranggapan mereka dapat bertahan hidup di Jakarta meskipun tanpa pekerjaan tetap. Misalnya dengan menjadi pengemis atau pemulung.

"Jakarta Selatan sebagai wilayah perbatasan dengan daerah penyangga membuat arus masuk pendatang relatif tinggi," ujar Bernard.

Sementara itu, dalam penanganan masalah PPKS, Sudinsos Jakarta Selatan melakukan penjangkauan dan asesmen untuk menentukan langkah lanjutan. Termasuk melakukan rujukan ke panti sosial atau pemulangan ke daerah asal melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Bernard menegaskan pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat penertiban. Sudinsos Jakarta Selatan juga pembinaan agar PPKS mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Salah satunya, kata dia, yaitu dengan memfasilitasi pemulangan PPKS ke daerah asal melalui kerja sama transportasi resmi. Hal itu dilakukan untuk memastikan prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.

Seperti diketahui, Sudinsos Jakarta Selatan mengamankan 16 PPKS selama periode awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis mendominasi hasil penjangkauan tersebut dengan masing-masing berjumlah lima orang.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang dalam kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia (lansia) terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.

Jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu, angka tersebut masih jauh dari data, yakni 114 orang pada Maret 2025. Sudinsos Jakarta Selatan telah menjangkau sebanyak 700 PPKS sepanjang 2025. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)