Ketua Dewan Redaksi Media Group, Saur Hutabarat, Foto: Metrotvnews.com/Zein Zahiratul Fauziyyah
Journalist Day 2026, Saur Hutabarat: Jurnalis Sejati Harus Mampu Menjaga Empati
Zein Zahiratul Fauziyyah • 16 February 2026 19:09
Jakarta: Media Group kembali menggelar Journalist Day 2026 yang mengusung tema Unity with Empathy pada Senin, 16 Februari 2026, di Studio Grand Metro TV, Jakarta. Dewan Redaksi Media Group, Saur Hutabarat, menegaskan jurnalis sejati harus mampu menjaga empati.
Menurut Saur, seorang jurnalis sejati tidak akan pernah 'mati' selama ia terus menjaga nalar dan kepekaan sosialnya.

Journalist Day 2026. Foto: Metrotvnews.com/Zein Zahiratul Fauziyyah
Saur menyampaikan ada tiga jenis 'kematian' bagi jurnalis. Pertama, secara fisik. Ia mencontohkan 222 jurnalis tewas dalam perang Gaza dan 285 jurnalis meninggal dunia dalam Perang Irak. Ia menyebut fenomena ini sebagai kematian fisik yang heroik dalam sejarah jurnalistik.
"Segala sesuatu yang usang tinggal menunggu kematian. Hanya mereka yang mencintai dan bergaul dengan pikiran-pikiran besar yang tidak akan mengalami kematian berpikir sebagai seorang jurnalis," ujar Saur di Acara Journalist Day 2026, Senin, 16 Februari 2026.
Ketiga, adalah kematian rasa atau hilangnya empati. Jurnalis yang mengalami kematian rasa dianggap telah kehilangan muruah profesinya. Ia berpesan agar jurnalis mampu beradaptasi dan mengawal ketiga jenis potensi 'kematian' tersebut dengan tetap memegang teguh profesionalisme.
Saur optimistis profesi jurnalis tetap eksis di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan. Menurut jurnalis senior itu, meski platform media bisa datang dan pergi silih berganti, namun profesi jurnalis yang memiliki rasa akan tetap abadi.
"Semangat dari jurnalis ini adalah bahwa media bisa datang dan pergi, tetapi jurnalis itu abadi. Walaupun dia mati, ia tidak mati sebagai bukan jurnalis," tutur Saur.