Proses modifikasi cuaca di Jawa Tengah. (istimewa)
Tekan Banjir Kudus, Operasi Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan
Rhobi Shani • 28 January 2026 16:47
Kudus: Berbagai langkah pemulihan bencana banjir di Kudus, Jawa Tengah terus dilakukan. Salah satunya upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Banjir melanda Kabupaten Kudus sejak 9 Januari 2026. Banjir akibat cuaca ekstrem tersebut membuat 66 desa di 9 kecamatan tergenang. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan pihaknya sudah mengajukan modifikasi cuaca kepada BNPB saat kunjungan beberapa waktu lalu.
"Kemarin saat kunjungan BPNP, kami sudah mengajukan modifikasi cuaca," ujar Sam’ani, Rabu, 28 Januari 2026.
(1).jpg)
Warga Kudus korban banjir di pemgungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Flight Scientist PT Makson Sukses Pratama, Fadhlan Rizakul Hafidz, menyebut OMC menyasar perairan utara Jawa Tengah yang secara meteorologis masih berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan. OMC mulai dilakukan pada Selasa, 27 Januari 2026.
Tim OMC melaporkan bahwa tutupan awan di wilayah perairan utara Jawa Tengah masih tergolong tebal. Pada ketinggian 10.000 kaki, terlihat banyak awan berlapis. Namun demikian, pesawat tetap mampu menembus hingga bagian utara awan target.
Pelaksanaan OMC ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan distribusi curah hujan, terutama untuk menekan potensi hujan ekstrem di daratan Jawa Tengah serta mengarahkan pertumbuhan awan hujan ke wilayah perairan.
“Langkah ini juga bertujuan mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan genangan, terutama pada puncak musim hujan,” ujar Fadhlan.
Ia menjelaskan, dalam satu hari bisa dilakukan 5, 7, bahkan 9 sorti modifikasi cuaca, menyesuaikan kondisi awan dan potensi hujan. “Sesuai arahan Bapak Gubernur, saya sudah kontak dengan Kepala BNPB. Upaya penanganan darurat di wilayah terdampak guna pemulihan yakni modifikasi cuaca sampai 29 Januari 2026," kata Bergas.