Kapal Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Lima Anak Selamat Tak Tercantum di Manifest KM Mutiara Sentosa 2
Mahmud Fauzi • 3 August 2026 11:12
Sumenep: Ketidaksesuaian data manifest penumpang KM Mutiara Sentosa 2 menjadi sorotan. Pemerintah menemukan lima anak yang berada di atas kapal, namun tidak tercatat dalam manifest penumpang.
"Ada lima anak yang tidak tercatat dalam manifest," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Sumenep, Senin, 3 Agustus 2026.
Dudy mengungkapkan, temuan ini menjadi bahan evaluasi Kementerian Perhubungan terkait pendataan penumpang kapal. Sebab, sejumlah keluarga korban menyebut nama anggota keluarganya tidak tercantum dalam manifest.
"Kita akan cocokkan karena ada simpang siur antara manifest dengan faktual yang ada di lapangan," ungkapnya.
Menurut Dudy, seluruh penumpang tanpa terkecuali wajib tercatat dalam manifest karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan penanganan kondisi darurat.
"Mestinya faktual, kalau ada perubahan dilaporkan kepada otoritas pelabuhan," tegasnya.
Pendataan yang akurat juga menjadi dasar penyediaan sarana keselamatan, termasuk life jacket anak, serta memudahkan proses evakuasi dan pencarian apabila terjadi insiden di laut.

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di Perairan Sumenep, Jawa Timur. (Metro TV/Khairul Anwar)
Berdasarkan informasi sementara, lima anak yang tidak tercatat dalam manifest tersebut dilaporkan selamat. Mereka saat ini telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Pemerintah masih melakukan pencocokan dan verifikasi data penumpang untuk memastikan tidak ada lagi penumpang yang belum terdata.
Apabila dalam proses verifikasi masih ditemukan penumpang yang belum masuk dalam manifest, pencarian dan penelusuran akan terus dilakukan hingga seluruh penumpang dapat dipastikan keberadaannya.
Temuan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi operator pelayaran agar pendataan penumpang dilakukan secara lebih akurat demi menjamin keselamatan dan perlindungan seluruh penumpang.