Presiden Prabowo Ungkap Rencana Peresmian Bendungan Meninting di NTB

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setrpres.

Presiden Prabowo Ungkap Rencana Peresmian Bendungan Meninting di NTB

Anggi Tondi Martaon • 9 July 2026 22:52

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana kunjungan kerjanya meresmikan sekaligus meninjau pembangunan Bendungan Meninting di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu disebut dilakukan pada Jumat, 10 Juli 2026. 

"Besok tanggal 10 (Juli) saya harus ke Lombok," kata Presiden Prabowo dikutip dari Antara, Kamis, 9 Juli 2026.

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, membenarkan agenda kunker Presiden Prabowo pada 10 Juli 2027. "Pak Presiden datang untuk meresmikan Bendungan Meninting. Itu aja agenda Beliau (Presiden) datang ke mari (NTB)," kata Gubernur NTB.

Dalam acara peresmian itu, Presiden Prabowo akan didampingi sejumlah menteri-menterinya. Di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, menjelaskan Presiden Prabowo dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) pada Jumat siang. Kemudian Presiden akan lanjut naik helikopter menuju lokasi di sekitar Bendungan Meninting.

"Beliau akan tiba di BIZAM, kemudian direncanakan menggunakan heli dan mendarat di helipad yang ada di Meninting, diperkirakan sekitar jam 2 siang (Presiden) sudah tiba di lokasi," kata Ahsanul.

Bendungan Meninting yang berada di Desa Bukti Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, dan di Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Bendungan Meninting merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang tahap pembangunannya dimulai pada 2019 dan selesai pada 2025.

Presiden Prabowo Subianto (tengah). Foto: Youtube Setpres.

Bendungan berkapasitas mencapai 13,14 juta meter kubik dengan luas genangan kurang lebih 54 hektare itu berfungsi untuk irigasi, penampungan dan cadangan air, pengendalian banjir, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Kawasan Bendungan Meninting juga telah dilengkapi dengan spillway (bangunan pelimpah) untuk mencegah debit air meluap. Kemudian bangunan intake dan jalan inspeksi untuk mendukung operasional dan pemeliharaan.

(Anggi Tondi)