Tank Israel berpatroli di sekitar Jalur Gaza. (Anadolu Agency)
Gerakan Pro-Palestina Tuding Perusahaan Yunani Pasok Logistik Militer ke Israel
Muhammad Reyhansyah • 7 April 2026 17:47
Gaza: Sebuah gerakan pro-Palestina menuding sejumlah perusahaan pelayaran Yunani terlibat dalam pengiriman produk energi serta logistik militer ke Israel selama perang di Gaza.
Tuduhan tersebut disampaikan berdasarkan hasil investigasi yang dipaparkan dalam sebuah konferensi pers.
Menurut laporan yang dirilis oleh kelompok “No Port for Genocide” yang dilansir Middle East Monitor, Selasa, 7 April 2026, kapal-kapal yang dimiliki atau dikelola perusahaan Yunani memainkan peran sistematis dalam menyalurkan sumber daya penting. Kelompok itu menilai aktivitas tersebut berkontribusi terhadap tindakan genosida Israel di Gaza.
Berdasarkan analisis data pelacakan satelit dan informasi komersial, investigasi tersebut mengungkap sedikitnya 57 pengiriman minyak mentah dengan total sekitar 47 juta barel yang diangkut dari Turki ke pelabuhan Israel dalam periode Mei 2024 hingga Desember 2025.
Pengiriman ini disebut tetap berlangsung meskipun Turki telah menyatakan embargo perdagangan terhadap Israel.
Selain itu, laporan tersebut juga menuding kapal-kapal yang terlibat sengaja mematikan sistem pelacakan GPS serta mencantumkan tujuan palsu sebelum tiba di pelabuhan Israel, yang diduga dilakukan untuk menyamarkan rute pelayaran mereka.
Perwakilan gerakan tersebut mendesak otoritas Yunani untuk membuka penyelidikan resmi serta menindak perusahaan yang diduga terlibat dalam pengiriman energi dan barang komersial secara ilegal.
Sementara itu, Asosiasi Pemilik Kapal Yunani menolak memberikan tanggapan ketika dimintai komentar terkait tuduhan tersebut.
Baca juga: Warga Yunani Turun ke Jalan Desak Israel Hentikan Genosida ke Palestina