Menkop Sebut Pembuatan Genteng Bisa Jadi Pilihan Kegiatan Usaha Kopdes

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Foto: Antara

Menkop Sebut Pembuatan Genteng Bisa Jadi Pilihan Kegiatan Usaha Kopdes

M Sholahadhin Azhar • 5 February 2026 23:14

Jakarta: Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) siap memproduksi genteng. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama di daerah yang memiliki potensi bahan baku tanah liat.

"Iya bisa (produksi genteng), kita pokoknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa, siap bikin genteng, apa susahnya?," kata Ferry dikutip dari Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
 


Hal itu diungkap Ferry, ditemui usai Penandatanganan MoU antara Kementerian Koperasi dengan Serikat Petani Indonesia (SPI) tentang Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta.
 
Menurut dia, produksi genteng dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan usaha Kopdes Merah Putih apabila terdapat potensi kerajinan di wilayah setempat, sekaligus mendorong tumbuhnya industri kecil berbasis masyarakat.

Ia menjelaskan koperasi desa tidak harus selalu memulai dari awal, tetapi dapat bermitra dengan para perajin genteng yang telah ada untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas pemasaran.

Melalui pola tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan berperan sebagai penggerak usaha, baik dalam produksi maupun distribusi, sehingga produk genteng dapat dipasarkan lebih luas melalui jaringan koperasi.

Kendati demikian, menurut Ferry, rencana gentengisasi masih merupakan wacana yang disampaikan Presiden, sehingga tindak lanjut teknis maupun skema pelaksanaannya masih akan dibahas lebih lanjut.

Terkait pembiayaan, Kementerian Koperasi belum melakukan pembahasan khusus mengenai skema pendanaan, namun pemerintah menyatakan kesiapan untuk mendukung apabila program tersebut direalisasikan.


Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Foto: Antara

Ia menilai produksi genteng bukan hal baru di berbagai daerah, sehingga Kopdes Merah Putih berpeluang memanfaatkan potensi yang sudah ada guna memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan usaha masyarakat.

"Karena genteng dari dulu di daerah-daerah juga banyak. Itu kan perusahaan seng aja tuh lawannya. Gitu aja," katanya.

Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau "gentengisasi" sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/1), Presiden mengatakan bahwa penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.

Menurut dia, hal itu tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional itu, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai ujung tombak produksi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)