Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel. Foto: Metrotvnews.com.
Rachmat Gobel: Koperasi Harus Diperkuat untuk Dukung Ekonomi Rakyat
Ade Hapsari Lestarini • 10 March 2026 16:48
Jakarta: Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel menegaskan pentingnya penguatan peran koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat sekaligus instrumen untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Menurut Gobel, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi nasional dan membantu masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih adil. Ia pun mendorong agar penguatan koperasi menjadi agenda bersama lintas kementerian dan lintas komisi di DPR.
“Kita bicara membangun koperasi ke depan, peran koperasi dalam memperkuat dan mendorong kekuatan ekonomi nasional kita. Ini yang penting," kata Gobel saat audiensi dengan para pegiat koperasi, di Ruang Rapat Fraksi NasDem, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pembahasan mengenai koperasi juga berkaitan dengan berbagai sektor lain seperti kebijakan keuangan, hukum, dan kelembagaan. Oleh sebab itu, diperlukan koordinasi lintas komisi di DPR agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif.
“Sehingga nanti kita bisa bersama-sama dengan komisi lain, seperti Komisi XI, Komisi III, Komisi VI, maupun Komisi II, untuk memperjuangkan penguatan koperasi ini,” ujar dia.


Pegiat koperasi bisa langsung sampaikan aspirasi
Dalam kesempatan tersebut, Gobel juga mengusulkan agar para pegiat koperasi dapat menyampaikan langsung gagasan dan aspirasi mereka kepada pemerintah, termasuk kepada pejabat terkait yang menangani kebijakan ekonomi dan pembiayaan.
“Kalau ibu bapak berkenan, nanti saya bisa mengundang Pak Purbaya (Menteri Keuangan) agar ibu bapak bisa menyampaikan langsung apa yang tadi disampaikan di forum ini. Ini penting agar kita bisa duduk bersama memikirkan langkah-langkah yang konkret,” kata Gobel.
Lebih lanjut, Gobel menyoroti masih tingginya bunga pinjaman yang dihadapi masyarakat, meskipun pemerintah telah memiliki berbagai program pembiayaan mikro. Ia menilai koperasi seharusnya bisa menjadi solusi pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.
“Saya sendiri waktu rapat dengan pemerintah pernah bertanya, sudah ada koperasi dan kredit mikro, tapi kenapa pinjaman masih tinggi? Ini yang harus kita bahas. Kalau masyarakat mau meminjam, seharusnya koperasi bisa diperkuat sehingga akses pembiayaan lebih mudah,” jelasnya.
Menurut Gobel, penguatan koperasi tidak hanya soal kebijakan fiskal atau insentif, tetapi juga tentang membangun sistem pembiayaan yang berpihak pada masyarakat.
“Kalau konsepnya kita bangun bersama, lalu kita tawarkan kepada pemerintah, koperasi bisa punya peran besar untuk membantu masyarakat dalam urusan pembiayaan,” kata dia.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com