Di Balik Padang Beku Kanada: Ribuan Ular Bertahan Hidup di Narcisse Snake Dens

Konsentrasi ular terbesar di dunia ada di Narcisse Snake Dens di Kanada. (Travel Manitoba)

Di Balik Padang Beku Kanada: Ribuan Ular Bertahan Hidup di Narcisse Snake Dens

Willy Haryono • 15 February 2026 10:20

Manitoba: Di tengah padang rumput beku Kanada, terdapat fenomena alam unik yang dikenal sebagai Narcisse Snake Dens. Kawasan konservasi di Provinsi Manitoba itu disebut para ilmuwan sebagai lokasi dengan konsentrasi ular terbesar di dunia.

Terletak di wilayah Interlake, sekitar 130 kilometer dari Winnipeg, kawasan ini memiliki struktur batu kapur berpori yang membentuk celah dan gua alami di bawah tanah.

Formasi geologi tersebut menciptakan ruang hangat yang suhunya tetap berada di atas titik beku, meski temperatur permukaan dapat turun hingga minus 30 derajat Celsius.

Kondisi ini menjadi tempat ideal bagi spesies Red-sided garter snake untuk berhibernasi selama musim dingin. Setiap akhir September hingga awal Oktober, ular-ular bermigrasi ke lubang kapur dan bertahan selama lima hingga enam bulan.

Saat musim semi tiba, antara 75.000 hingga 100.000 ular muncul secara bersamaan ke permukaan. Mereka membentuk gulungan besar yang dikenal sebagai “mating ball” untuk berkembang biak. Fenomena tersebut dinilai sebagai salah satu peristiwa satwa liar paling spektakuler di Amerika Utara.

Peneliti menyebut kawasan ini sebagai laboratorium alami untuk mempelajari migrasi, feromon, serta adaptasi reptil terhadap iklim ekstrem. Pemerintah Manitoba melindungi area tersebut sebagai kawasan pengelolaan satwa liar dan membangun terowongan khusus agar ular tidak tertabrak kendaraan saat bermigrasi.

Selain bernilai ilmiah, fenomena ini juga menjadi daya tarik wisata edukatif. Ribuan pengunjung datang setiap akhir April hingga Mei untuk menyaksikan langsung pergerakan ular dari platform pengamatan yang aman.

Keberadaan Narcisse Snake Dens menunjukkan pentingnya konservasi habitat dalam menjaga kelangsungan spesies sekaligus menyediakan sumber pengetahuan ilmiah bagi generasi mendatang. (Keysa Qanita)

Baca juga:  6 Jenis Ular Paling Berbisa dan Mematikan di Dunia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)