NATO Luncurkan Arctic Sentry, Misi Militer Baru di Kawasan Arktik

Logo Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO. (Anadolu Agency)

NATO Luncurkan Arctic Sentry, Misi Militer Baru di Kawasan Arktik

Willy Haryono • 12 February 2026 12:13

Brussels: Pakta Pertahanan Atlantik utara (NATO) resmi meluncurkan misi militer bertajuk Arctic Sentry untuk memperkuat kehadiran aliansi di kawasan Arktik.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya meredakan ketegangan internal yang muncul setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai keinginannya mengakuisisi Greenland dari Denmark.

Dikutip dari AsiaOne, Kamis, 12 Februari 2026, misi tersebut akan mengoordinasikan peningkatan kehadiran militer negara-negara anggota NATO di wilayah utara, termasuk latihan tempur seperti Arctic Endurance milik Denmark di Greenland.

Markas militer NATO menyatakan bahwa operasi ini bertujuan menyatukan berbagai upaya pertahanan di kawasan Arktik di bawah satu komando terpadu.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan penguatan struktur komando di kawasan itu menjadi penting karena meningkatnya minat Rusia dan Tiongkok di wilayah Arktik. Ia menilai mencairnya es kutub telah membuka jalur pelayaran baru yang bernilai strategis tinggi.

Beberapa negara anggota NATO telah menyatakan komitmen dukungan. Jerman mengirim empat jet tempur Eurofighter, sementara Inggris menyiapkan ratusan personel melalui Joint Expeditionary Force (JEF). Jerman juga menyatakan kesiapan memberikan kontribusi tambahan melalui koordinasi dengan Greenland dan Kepulauan Faroe.

Perencanaan misi ini disebut mulai dibahas setelah pertemuan Trump dan Rutte di Davos bulan lalu, saat isu Greenland memuncak. Trump sebelumnya menyatakan Amerika Serikat perlu memiliki Greenland demi alasan keamanan nasional, terutama untuk mendeteksi ancaman rudal jarak jauh.

Meski sempat mengancam opsi militer dan tarif terhadap Denmark, Trump akhirnya menyetujui pendekatan yang melibatkan peran NATO lebih besar dalam pengamanan kawasan Arktik tanpa aneksasi wilayah.

Komandan Tertinggi Sekutu NATO di Eropa, Jenderal Angkatan Udara AS Alexus G. Grynkewich, menyatakan Arctic Sentry mencerminkan komitmen aliansi dalam menjaga stabilitas di salah satu kawasan paling menantang secara lingkungan sekaligus strategis di dunia. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Sekjen NATO Mark Rutte Tegaskan Eropa Tak Bisa Bertahan Tanpa AS

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)