Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT. ANTARA/HO-PPG
Gunung Ile Lewotolok 3.544 Kali Erupsi dalam Dua Pekan Terakhir
Lukman Diah Sari • 23 January 2026 13:55
Kupang: Pos Pengamat Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan sejak 1-18 Januari 2026, kegempaan di gunung tersebut tercatat mencapai 3.544 kali erupsi. Petugas Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian mengatakan, selain tingkat erupsi yang semakin meningkat, gempa hembusan juga tercatat mengalami peningkatan mencapai 5.316 kali.
"Pengamatan visual periode 1–18 Januari 2026, aktivitas hembusan dan erupsi meningkat," kata Stanlislaus dihubungi dari Kupang, Jumat, 23 Januari 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Kemudian, untuk pengukuran deformasi dengan EDM menunjukkan fluktuasi nilai jarak miring dengan cenderung flat/datar untuk pengukuran malam di reflektor 2. Stanislaus mengatakan pada tanggal 9 Januari 2026, teramati aliran lava di sektor barat, namun masih di dalam kawasan kawah.
.jpeg)
Pos Pemantau Gunung Lewotolok di Lembata. ANTARA/Kornelis Kaha.
Selanjutnya, pada 13 Januari 2026, aliran lava di sektor barat mulai meluber keluar kawah dengan perkiraan sekitar 30 meter dari bibir kawah. Kemudian pada 17 Januari mencapai jarak 100 meter dari bibir kawah.
"Aliran lava baru ini mengalir di atas aliran lava sebelumnya," kata dia.
Berdasarkan pengamatan juga teramati lontaran material pijar ke arah Tenggara dengan jarak lontaran mencapai 300 meter keluar dari kawah, seharusnya secara umum, lontaran jatuh di dalam kawah.
"Kegempaan pada periode ini menunjukkan peningkatan sangat signifikan bila dibandingkan periode 2 minggu sebelumnya," ujar dia.