Wabah Campak Meluas, Bangladesh Luncurkan Vaksinasi Darurat

Bangladesh lakukan vaksinasi serempak atasi campak. Foto: Anadolu

Wabah Campak Meluas, Bangladesh Luncurkan Vaksinasi Darurat

Muhammad Reyhansyah • 6 April 2026 15:52

Dhaka: Bangladesh meluncurkan kampanye vaksinasi darurat yang menargetkan lebih dari satu juta anak setelah wabah campak yang menyebar cepat melanda negara tersebut.

Data Kementerian Kesehatan Bangladesh menunjukkan bahwa sejauh ini terdapat 17 kematian yang telah dikonfirmasi akibat campak, dengan 113 kematian yang diduga terkait penyakit tersebut serta lebih dari 7.500 kasus infeksi yang diduga terjadi di seluruh negeri.

Kampanye vaksinasi tersebut dipimpin oleh Kemenkes dengan dukungan UNICEF, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Gavi, aliansi vaksin, dan dimulai di 18 distrik berisiko tinggi, menurut pernyataan pers bersama.

Anak-anak berusia enam bulan hingga lima tahun menjadi prioritas utama, terutama mereka yang melewatkan imunisasi rutin dan memiliki risiko tertinggi mengalami komplikasi serius.

“UNICEF sangat khawatir terhadap lonjakan tajam kasus campak di Bangladesh, yang menempatkan ribuan anak, terutama yang paling muda dan paling rentan, dalam risiko serius,” kata perwakilan UNICEF di Bangladesh, Rana Flowers, dikutip dari AsiaOne, Senin, 6 April 2026.

“Kemunculan kembali kasus ini menunjukkan adanya kesenjangan kekebalan yang kritis,” tambah Flowers.

Rumah sakit di sejumlah wilayah dengan beban kasus tinggi dilaporkan sudah penuh dan beroperasi dengan kapasitas terbatas, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan penyebaran lebih lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kepada Reuters bahwa wabah yang kini telah menyebar di 56 dari 64 distrik di Bangladesh kemungkinan masih akan terus menyebar dalam beberapa hari ke depan, namun diperkirakan dapat segera dikendalikan setelah kampanye vaksinasi dilaksanakan.

“Kampanye ini akan membantu mencegah lebih banyak kehilangan nyawa anak-anak yang tragis,” kata perwakilan WHO di Bangladesh, Dr Ahmed Jamsheed Mohamed.

Pejabat setempat mengatakan kampanye vaksinasi darurat ini akan melengkapi program imunisasi rutin yang sudah berjalan, seiring upaya pemerintah untuk mengendalikan wabah tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)