Israel masih terus lakukan serangan ke Lebanon. Foto: Anadolu
Israel Serang Lebanon saat Perundingan Damai Berlangsung di AS
Muhammad Reyhansyah • 26 June 2026 17:10
Beirut: Israel melancarkan serangan udara ke Lebanon selatan pada Jumat, 26 Juni 2026 ketika perundingan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat (AS) masih berlangsung di Washington.
Serangan itu terjadi di tengah upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di perbatasan kedua negara.
Mengutip laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) via Anadolu, serangan Israel menyasar wilayah pinggiran Nabatieh al-Fawqa di Lebanon selatan.
Hingga laporan diterbitkan, belum ada korban jiwa maupun kerusakan yang dilaporkan akibat serangan tersebut.
Serangan terbaru itu terjadi ketika putaran kelima perundingan antara Israel dan Lebanon di Washington diperpanjang selama satu hari.
Sebelumnya, pembicaraan yang dimulai pada awal pekan itu dijadwalkan berakhir pada Kamis. Namun, Departemen Luar Negeri AS memutuskan memperpanjang negosiasi dan melanjutkannya pada Jumat pagi waktu setempat.
Perundingan tersebut merupakan bagian dari upaya Washington mendorong deeskalasi konflik dan menjaga stabilitas di perbatasan Israel-Lebanon.
Pada 18 Juni lalu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman nota kesepahaman (MoU) secara elektronik.
Salah satu poin dalam kesepakatan tersebut menyerukan penghentian segera dan permanen seluruh operasi militer di berbagai front konflik, termasuk di Lebanon.
Namun, serangan udara terbaru menunjukkan situasi keamanan di kawasan masih rapuh meski jalur diplomasi terus berjalan.
Menurut data resmi pemerintah Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 4.100 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.