Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto. ANTARA/Dokumentasi pribadi
TNI Tambah Aparat di Titik Rawan Papua Pascapenembakan Pilot
Whisnu Mardiansyah • 4 July 2026 20:08
Jayapura: Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan TNI akan menambah penempatan aparat keamanan di sejumlah titik rawan di Papua. Langkah ini menyusul penembakan terhadap pilot maskapai AMA di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Lucky mengakui saat penembakan terhadap pilot Nicholas Goselin pada Kamis, 2 Juli 2026, tidak terdapat pos aparat keamanan di lokasi kejadian.
"Memang benar di Balinggama yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan pilot Nicholas Goselin tidak ada pos keamanan," kata Lucky di Jayapura, seperti dilansir Antara, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menurut dia, pos aparat keamanan terdekat berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi medan pegunungan.
Ia mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada penyerangan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada 12 Februari lalu. Peristiwa itu menewaskan dua kru pesawat.
TNI akan mengevaluasi pengamanan di wilayah-wilayah yang belum memiliki pos aparat keamanan. Evaluasi khususnya menyasar lokasi pelayanan penerbangan perintis.
"Kami sudah menyampaikan kepada Uskup Jayapura Yanuarius You, mungkin bisa berkolaborasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan penambahan dan penebalan aparat keamanan," ujar Lucky, Sabtu, 4 Juli 2026.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat. Langkah ini juga menjamin kelancaran pelayanan di daerah-daerah terpencil.
.jpg)
Pasukan Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III melaksanakan evakuasi jenazah pilot pesawat jenis pilatus dengan nomor registrasi PK-RCY milik PT AMA Nicholas F Goselin di Bandara Ipdeheik, Desa Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua
"Penempatan aparat keamanan di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan," kata Lucky, Sabtu, 4 Juli 2026.
Sebelumnya, pada Jumat, 3 Juli 2026, personel Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin. Pilot tersebut tewas akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) sesaat setelah mendaratkan pesawat Pilatus Porter di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.