Salah seorang petugas BPBD Provinsi Kepulauan Babel berjibaku memadamkan api di lahan kering (ANTARA/Aprionis)
BPBD Babel Siagakan Ratusan Personel TRC Cegah Karhutla
Lukman Diah Sari • 7 July 2026 10:57
Pangkalpinang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) lintas kabupaten dan kota, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau ekstrem dampak El Nino.
"Saat ini seluruh TRC siaga penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi dan penanganan karhutla ini," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Sandy Aji di Pangkalpinang, Selasa, 7 Juli 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
"Ratusan TRC ini bersiaga dan melakukan patroli serta mengedukasi warga untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, guna mengurangi titik api," ujar Sandy.
Ia menyatakan TRC BPBD Provinsi Kepulauan Babel yang disiagakan sebanyak 48 orang, TRC BPBD Kota Pangkalpinang sebanyak 101 orang, TRC BPBD Bangka 15 orang dan TRC kabupaten lainnya dengan jumlah total TRC sebanyak 200 orang.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Sandy Aji. ANTARA/Aprionis
Selain itu, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyiagakan dua unit mobil kebakaran dan berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya dalam penanganan karhutla ini.
"Kami hanya bersifat mendukung dan menyuplai kebutuhan TRC di kabupaten dan kota dalam penanganan kebakaran ini," kata Sandy.
Ia menambahkan berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Kepulauan Babel selama Juni 2026, jumlah karhutla sebanyak delapan kejadian dengan luas lahan terdampak 16 hektare tersebar di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
"Penyebab karhutla ini banyak disebabkan oleh warga yang membakar sampah dan membersihkan lahan pertanian dengan cara membakar yang kemudian api merambat ke kawasan hutan sekitarnya," ujar Sandy.