Calon Jemaah Haji Sulut 2026 Didominasi Lansia

Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat menemui JCH asal Sulut, di Asrama Haji, Manado, Rabu (28/4/2026).ANTARA/Nancy Tigauw

Calon Jemaah Haji Sulut 2026 Didominasi Lansia

Lukman Diah Sari • 1 May 2026 20:59

Manado: Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara Wahyudin Ukoli mengatakan, jemaah calon haji pada 2026 didominasi lanjut usia (lansia). Total ada 394 calon haji.

"Dari 394 calon haji (calhaj) asal Sulut tahun ini, ada sekitar 200 lebih calhaj yang sudah lanjut usia," kata Wahyudin, di Manado, Jumat, 1 Mei 2026, melansir Antara.

Ia menekankan bahwa seluruh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) diinstruksikan untuk melayani jemaah dengan prinsip kekeluargaan, sejalan dengan komitmen tema tahun ini yakni "Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan".

“Saya sampaikan kepada seluruh petugas agar betul-betul melayani jamaah dengan menganggap mereka seperti keluarga dan orang tua kita. Tidak boleh ada yang tidak senyum,” kata Wahyudin.

Guna menjaga kondisi fisik jemaah agar tidak kelelahan, pihak panitia menerapkan inovasi edukasi melalui media televisi di setiap kamar asrama haji. Dengan cara ini, kata dia, jemaah dapat menyimak panduan manasik dan teknis penerbangan tanpa harus berkumpul di aula, sehingga waktu istirahat menjadi lebih berkualitas.

lustrasi pelepasan haji di Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru menuju Embarkasi Haji Batam Kepulauan Riau. ANTARA/HO-Bandara SSK II Pekanbaru

Gubernur Sulut Yulius Selvanus meninjau jemaah di Asrama Haji Manado. Dia berpesan agar jemaah saling membantu, apalagi terhadap para lansia.

"Saya hanya minta mari kita saling bantu-membantu, saling mengingatkan seluruh jemaah saat berada di tanah suci," katanya.

Dia mengatakan pihaknya akan mengantar semua JCH ke Bandara Samrat Manado, dan Gubernur juga memastikan akan menjemput saat JCH tiba lagi di Sulut. Pemprov Sulut memberikan dana bantuan biaya haji lokal masing-masing Rp5 juta kepada JCH asal Sulut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)