Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) memperluas jaringan organisasinya ke tingkat internasional dengan meresmikan Perwakilan Mathla’ul Anwar (MA) Belanda di Amsterdam. Istimewa
Jejaring Pendidikan dan Dakwah Islam Diperluas hingga Amsterdam
Whisnu Mardiansyah • 6 September 2026 23:29
Jakarta: Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) memperluas jaringan organisasinya ke tingkat internasional dengan meresmikan Perwakilan Mathla’ul Anwar (MA) Belanda di Amsterdam. Kehadiran perwakilan ini diarahkan untuk memperkuat akses di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia (SDM), profesional, hingga peluang karier.
Peresmian tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan jejaring Mathla’ul Anwar di luar negeri sekaligus memperluas ruang dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar KH Jazuli Juwaini, melantik sekaligus meresmikan kepengurusan Perwakilan MA Belanda saat berada di Amsterdam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan ceramah dalam kegiatan Istigasah dan Maulid Nabi SAW di Persatuan Pemuda Muslim Eropa (PPME) Al-Ikhlas, Sabtu, 5 September 2026.
Jazuli menilai keberadaan perwakilan MA di Belanda dapat menjadi penghubung bagi keluarga besar Mathla’ul Anwar yang berada di negara tersebut. Selain menjalankan aktivitas pendidikan, dakwah, dan sosial, perwakilan itu diharapkan berfungsi sebagai pusat informasi serta komunikasi bagi pelajar, mahasiswa, alumni, dan warga MA.
"Kita ingin kehadiran MA di Belanda memberikan manfaat nyata, terutama membuka jejaring pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, profesional, dan karier bagi keluarga besar MA,” kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 6 September 2026.
Jazuli menyampaikan harapan tersebut saat meresmikan kepengurusan Perwakilan MA Belanda di Amsterdam. Menurut dia, keberadaan jaringan di Belanda dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan berbagai potensi warga Mathla’ul Anwar yang tengah menempuh pendidikan ataupun bekerja di negara tersebut. Jejaring yang terbangun diharapkan dapat memberikan akses lebih luas bagi generasi berikutnya.
Selain sektor pendidikan dan profesional, Mathla’ul Anwar juga ingin memperkuat kiprah dakwah di Belanda. Jazuli mendorong penyampaian dakwah dengan pendekatan yang santun dan menyejukkan.
“Kita berharap MA juga bisa membawa dan menampilkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Belanda, dengan cara yang santun, menarik, membawa kesejukan, ketenangan, serta kedamaian,” ujarnya.
Jazuli menyebut cukup banyak warga dan pengurus Mathla’ul Anwar yang telah melanjutkan studi maupun bekerja di Belanda. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi yang dapat dirangkai dalam sebuah jaringan untuk memperkuat kerja sama dan membuka kesempatan lebih besar bagi generasi muda MA.
Ia juga mendorong para siswa, santri, dan mahasiswa Mathla’ul Anwar memperluas wawasan serta tidak ragu mengambil kesempatan pendidikan di luar negeri, termasuk melalui program study abroad maupun pendidikan internasional.
“Anak-anak MA harus punya mimpi besar. Pengalaman pendidikan dan profesional di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM dan pada waktunya memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” katanya.
Peresmian Perwakilan MA Belanda menjadi bagian dari agenda penguatan jejaring Mathla’ul Anwar dari tingkat nasional menuju jaringan global. Belanda diproyeksikan menjadi salah satu titik kerja sama internasional MA dalam sejumlah bidang, antara lain pendidikan, riset, pengembangan SDM, profesional, dan dakwah.
Langkah tersebut sejalan dengan gagasan "MA Naik Level", yakni memperluas jangkauan organisasi melalui jejaring internasional. Kehadiran perwakilan di Belanda juga diarahkan untuk mempertemukan warga Mathla’ul Anwar yang berada di luar negeri dengan ekosistem organisasi di Indonesia.
PB Mathla’ul Anwar berharap jaringan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi generasi muda, terutama dalam memperoleh akses pendidikan, membangun jejaring profesional, serta mengembangkan pengalaman di tingkat internasional.
Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, PB Mathla’ul Anwar menargetkan jejaring internasional MA dapat terus bertumbuh. Perwakilan di Belanda diharapkan menjadi salah satu pintu bagi generasi muda Mathla’ul Anwar untuk memperoleh akses belajar, membangun relasi, serta mengembangkan kiprah profesional di tingkat internasional.
Di sisi lain, penguatan jaringan tersebut juga diarahkan untuk mendukung penyebaran dakwah Islam yang damai, santun, dan membawa kemaslahatan.