PSEL Bogor Raya 1 Ditargetkan Selesai dalam 2 Tahun

Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat. Foto: Tangkapan layar YouTube Metro TV.

PSEL Bogor Raya 1 Ditargetkan Selesai dalam 2 Tahun

Eko Nordiansyah • 17 September 2026 10:05

Bogor: Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menargetkan, pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy di Bogor Raya 1 dapat selesai dalam waktu dua tahun. Ia menyebut, pembangunan PSEL ini akan mengurangi timbunan sampah di wilayah tersebut.

"Kita berharap maksimum dua tahun ke depan ini selesai," kata dia dalam Peresmian Pembangunan PSEL Bogor Raya 1, Kamis, 17 September 2026.

Meski begitu, ia mengakui, masalah penanganan sampah tidak bisa menunggu sampai pembangunan PSEL selesai. Untuk itu mulai sekarang hingga dua tahun ke depan, Kementerian Lingkungan Hidup akan berupaya menangani permasalahan sampah di Bogor dan sekitarnya.

"Dari sekarang sampai dua tahun, sampah jalan terus dan yang khususnya organik yang menimbulkan bau dan sebagainya itu juga akan terus (masuk). Sebagian pada akhir dua tahun yang akan datang insyaallah bisa (diolah) di sini," ujar Jumhur.


(Peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Bogor. Foto: Tangkapan layar YouTube Metro TV)

Targetkan zero sampah

Jumhur mengungkapkan, Kementerian Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai zero sampah pada 2029. Meskipun sebagian wilayah kini memulai pembangunan PSEL, namun ada wilayah lain yang tidak memiliki PSEL sehingga pemerintah terbuka untuk mengadopsi berbagai teknologi pengolahan sampah lainnya.

"Jadi PSEL ini baru meng-cover 60-an kabupaten/kota, masih ada 470-an kabupaten/kota yang harus dikerjakan dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama," kata dia.

Danantara Investment Management meresmikan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 yang berlokasi di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ini menjadi bagian dari upaya menangani persoalan sampah di Indonesia. 

(Eko Nordiansyah)