Suasana Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Kabut Asap Ganggu Pendaratan Empat Pesawat di Bandara SMB II Palembang
Whisnu Mardiansyah • 17 September 2026 13:32
Palembang: Kabut asap menyebabkan empat penerbangan mengalami keterlambatan pendaratan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Kamis pagi, 17 September 2026.
Airport Operation Center Head Bandara SMB II Palembang Parolan Simanjuntak mengatakan jarak pandang di sekitar bandara hanya mencapai 700 meter pada pukul 06.00–07.00 WIB akibat kabut asap.
Kondisi tersebut berdampak pada empat penerbangan kedatangan atau arrival. Pihak bandara kemudian menunda waktu pendaratan sekitar 10-30 menit hingga jarak pandang kembali memenuhi batas minimal 800 meter.
"Delay mendarat, untuk empat flight itu terkait dengan pendaratan semua," katanya di Palembang, seperti dilansir Antara, Kamis, 17 September 2026.
Empat penerbangan yang mengalami keterlambatan pendaratan tersebut meliputi:
- TR 254 rute Singapura–Palembang, dijadwalkan tiba pukul 08.10 WIB dan mendarat pukul 08.38 WIB.
- IP 310 rute Jakarta–Palembang, dijadwalkan tiba pukul 08.00 WIB dan mendarat pukul 08.31 WIB.
- IU 933 rute Yogyakarta–Palembang, dijadwalkan tiba pukul 08.05 WIB dan mendarat pukul 08.35 WIB.
- JT 077 rute Jeddah–Palembang, dijadwalkan tiba pukul 08.15 WIB dan mendarat pukul 08.43 WIB.
Meski mengganggu pendaratan, kabut asap tidak memengaruhi jadwal keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang. Jarak pandang mulai berangsur normal sekitar pukul 08.00 WIB.
"Untuk keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang itu tidak mengalami kendala," jelasnya.

Satgas Darat memadamkan bara api di lahan gambut di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)
Parolan mengatakan selama pekan ini belum terdapat penerbangan lain yang terlambat akibat kabut asap. Gangguan penerbangan terakhir terjadi pada 23 Agustus 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hingga Kamis, pihak bandara juga belum memiliki rencana untuk mengubah jadwal penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan.