Asap dari pertempuran antara pasukan Yaman dan pemberontak Houthi. (Anadolu Agency)
Yaman Klaim 7 Anggota Houthi Tewas dalam Bentrokan, Termasuk Komandan Senior
Willy Haryono • 19 September 2026 19:26
Aden: Pemerintah Yaman menyatakan tujuh anggota kelompok pemberontak Houthi, termasuk seorang komandan senior, tewas dalam bentrokan di dekat Selat Bab el-Mandeb, wilayah barat daya Yaman.
Wakil Menteri Informasi Yaman Abdulbasit al-Qaedi mengatakan komandan Houthi Firaq Mohsen al-Assar dan enam orang yang disebut sebagai anak buahnya tewas dalam pertempuran di Front Kahboub.
Al-Qaedi menyampaikan klaim tersebut melalui platform X pada Sabtu, 19 September 2026.
Houthi belum memberikan tanggapan langsung mengenai pernyataan tersebut. Namun, sejumlah aktivis yang dekat dengan kelompok tersebut dilaporkan menyampaikan belasungkawa atas kematian al-Assar tanpa menjelaskan secara rinci kondisi atau penyebab kematiannya.
Pertempuran di Front Kahboub
Front Kahboub mencakup wilayah pegunungan yang menghadap ke Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.Dalam beberapa hari terakhir, kawasan tersebut dilaporkan menjadi lokasi pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi. Klaim mengenai korban dalam bentrokan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Konflik bersenjata di Yaman telah berlangsung sejak Houthi mengambil alih ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Setahun kemudian, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Setelah bertahun-tahun relatif tenang di sejumlah front, pertempuran antara pasukan pemerintah dan Houthi kembali meningkat sejak awal Juli. Pertempuran dilaporkan berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Marib, Al-Jawf, Taiz, Lahj, dan Al-Bayda.
Houthi dalam beberapa hari terakhir mengklaim mengalami kemajuan di sejumlah front. Kelompok tersebut juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Arab Saudi.
Peningkatan pertempuran tersebut menandai kembalinya aktivitas militer yang lebih intens di sejumlah wilayah Yaman setelah periode relatif tenang.
Baca juga: Pasukan Yaman Klaim Rebut Dua Posisi Houthi di Taiz dan Lahj