Jakarta Diguyur Hujan, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya.

Jakarta Diguyur Hujan, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Nattasya Amani Vrazeti • 19 August 2026 18:34

Jakarta: DKI Jakarta akhirnya diguyur hujan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Hal itu disebabkan modifikasi cuaca yang dilakukan. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Pemprov DKI Jakarta berupaya memanfaatkan setiap kemunculan awan potensial, sekecil apa pun, untuk memaksimalkan pembuatan hujan buatan.

“Pemerintah DKI Jakarta ketika begitu ada awan, sekecil apa pun awan itu, akan kita buat untuk hujan buatan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Pramono mengonfirmasi hujan singkat yang mengguyur Jakarta merupakan hasil modifikasi cuaca. Meski sempat turun dalam dua sesi, ia menyebut intensitasnya sangat berbeda dengan hujan pada musim penghujan.

“Memang tadi sempat dua kali hujan. Break kurang lebih 30 menit, hujan lagi. Walaupun ini kan kelihatan banget lah, bukan sesuatu hujan yang seperti pada musim hujan. Ini adalah hujan yang memang ada modifikasi cuaca,” ungkap Pramono.

Ilustrasi cuaca. Foto: Antara.

Menurut Pramono, meski hasilnya belum maksimal akibat keterbatasan awan, hujan tersebut memberikan dampak. Salah satunya menyegarkan kualitas udara di Ibu Kota.

“Sehingga dengan demikian, minimal ini membuat ada lebih segar sedikit walaupun belum maksimal karena memang awannya enggak ada. Problemnya itu,” ujar Pramono. 

(Anggi Tondi)