Iran Temukan Cadangan Gas Lebih dari 200 Miliar Meter Kubik di Tengah Perang

Iran menemukan cadangan gas alam baru lebih dari 200 miliar meter kubik di Provinsi Fars. (Anadolu Agency)

Iran Temukan Cadangan Gas Lebih dari 200 Miliar Meter Kubik di Tengah Perang

Muhammad Reyhansyah • 24 August 2026 14:29

Teheran: Iran mengumumkan penemuan cadangan gas alam baru lebih dari 200 miliar meter kubik di Provinsi Fars bagian selatan, di saat sektor energi negara tersebut mengalami gangguan akibat perang di Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Minggu, 23 Agustus 2026, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan lebih dari 160 miliar meter kubik gas dari ladang baru tersebut diperkirakan dapat diekstraksi.

"Cadangan gas baru ditemukan di selatan Provinsi Fars," kata Paknejad, dikutip dari Channel News Asia.

Menurutnya, gas yang ditemukan merupakan jenis sweet natural gas yang hanya mengandung sedikit hidrogen sulfida beracun. Kondisi tersebut disebut dapat menekan biaya pengoperasian dan pengembangan ladang.

Meski demikian, produksi dari ladang tersebut diperkirakan baru dapat dimulai beberapa tahun mendatang.

Penemuan itu terjadi ketika sektor energi Iran mengalami tekanan berat akibat perang yang dimulai setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah infrastruktur energi Iran, termasuk fasilitas produksi gas, depot minyak, serta jalur transportasi energi dan menyebabkan gangguan terhadap produksi energi negara tersebut.

Baca juga:  Perang Iran Picu Krisis Energi, Ini Upaya 6 Negara untuk Hemat BBM

(Willy Haryono)