Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Syukur . ANTARA/Ho-Humas Pemkab Manggarai Timur
Pemkab Manggarai Timur Pastikan Distribusi Bantuan Terus Dipantau
Deny Irwanto • 24 August 2026 17:36
Manggarai Timur: Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi. Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap melalui posko yang telah dibentuk pemerintah daerah untuk menjangkau wilayah hingga tingkat kecamatan dan desa.
Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur, mengatakan pemerintah daerah telah menelusuri informasi terkait proses penerimaan bantuan di Kecamatan Lamba Leda Utara. Menurut dia, penyaluran bantuan dari pemerintah pusat dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan pemerintah daerah dan posko-posko di wilayah terdampak.
"Kita ada 12 kecamatan, wajib mendroping logistik kepada masyarakat yang kena dampak," kata Tarsisius dalam keterangan, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Baca Juga :
Kunjungi Korban Gempa di Labuan Bajo, Menteri PPPA Pastikan Perlindungan Terus Berlanjut
"Tim itu yang kemudian meminta untuk menandatangani berita acara ketika memberi bantuan untuk masyarakat," jelasnya.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur. Dokumentasi/ istimewa.
Tarsisius menjelaskan kehadiran petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Manggarai Timur merupakan bagian dari pemantauan penyaluran bantuan pemerintah pusat. Pemantauan dilakukan untuk memastikan logistik dapat diterima oleh masyarakat terdampak.
“BNPB hadir hanya untuk memastikan bantuan logistik sampai ke warga terdampak bencana. Bukan menekan seperti yang disampaikan camat,” ungkapnya.
Pemkab Lakukan Evaluasi
Tarsi mengatakan pemerintah daerah tetap menindaklanjuti informasi yang berkembang sekaligus melakukan evaluasi terhadap proses distribusi bantuan. Ia kembali menyampaikan hasil penelusuran pemerintah daerah terkait proses administrasi penerimaan bantuan di Lamba Leda Utara.
"Hasilnya apa yang disampaikan camat (Lamba Leda Utara) tidak benar. Tidak pernah menekan untuk menandatangani berita acara, lebih-lebih oleh BNPB," katanya.
Menurut Tarsi, evaluasi diperlukan untuk memastikan mekanisme distribusi bantuan berjalan dengan baik sekaligus mengantisipasi kendala di lapangan selama masa tanggap dan pemulihan pascagempa.
"Pemerintah daerah akan menindaklanjuti persoalan ini dan mengevaluasi," bebernya.
Ia berharap seluruh pihak tetap mengedepankan koordinasi dan kepentingan masyarakat terdampak dalam proses penanganan bencana. "Kami berharap bahwa video ini tidak boleh dipakai untuk sesuatu hal untuk meruncing situasi yang tidak benar di Kabupaten Manggarai Timur," ujarnya.
Dengan distribusi yang terus dilakukan secara bertahap, pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat terdampak gempa tetap menjadi perhatian utama. Penguatan komunikasi di setiap jenjang juga penting agar bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.