Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko serahkan bantuan makanan untuk korban gempa NTT. Foto: Dok. Polda NTT.
Polri Kirim 10 Ton Bahan Makanan untuk Korban Gempa NTT
Siti Yona Hukmana • 21 August 2026 10:31
Jakarta: Polri mengirim 10 ton bahan makanan untuk korban gempa di Desa Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diangkut menggunakan Kapal milik Korpolairud Baharkam Polri KP. Kastari 6002.
"Penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana adalah prioritas," kata Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Agustus 2026.
Rudi memastikan Polri akan terus bergerak mengirimkan dan menyalurkan bantuan hingga menjangkau warga yang membutuhkan maupun yang belum mendapatkan bantuan.
Kapolda turun langsung menggunakan helikopter mempimpin penyaluran bantuan ke pulau terisolir terdampak gempa. Adapun, bantuan yang dikirim berupa, sembako, makanan cepat saji, air mineral, obat-obatan, hingga vitamin.

Polri kirim 10 ton bahan makanan untuk korban gempa di Desa Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Foto: Dok. Istimewa.
Sebelumnya, Polda NTT terus menyisir daerah-daerah yang belum mendapat bantuan akibat gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Sabtu, 15 Agustus 2026. Total tiga desa yang sempat terisolasi berhasil ditembus.
"Begitu dapat, langsung dikasih bantuan berupa sembako, obat-obatan, air bersih, dan lain-lain," kata Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko kepada wartawan, Kamis, 20 Agustus 2026.
Rudi menyebut Polda NTT berkoordinasi dengan Babhinkamtibmas dan kepala desa maupun masyarakat yang mengirimkan video meminta bantuan, untuk mengetahui daerah yang belum terjamah atau minim bantuan.
Adapun, tiga desa yang ditembus Polda NTT yakni Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada; Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo; dan Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Warga di posko pengungsian mengaku ingin segera mendapatkan batuan sembako, makanan cepat saji, terpal, selimut, popok bayi, dan makanan bayi.