75 Ribu Orang Ikuti Seleksi Petugas Haji

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di asrama haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu. ANTARA/Irfan.

75 Ribu Orang Ikuti Seleksi Petugas Haji

Achmad Zulfikar Fazli • 2 September 2026 19:14

Tangerang: Kementerian Haji dan Umrah mencatat 75 ribu orang mendaftar sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Mereka akan diseleksi untuk disaring menjadi di bawah seribu orang sebagai petugas haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tingginya animo pendaftar karena Kementerian Haji dan Umrah menerapkan sejumlah perubahan dalam proses rekrutmen petugas haji tahun ini. Salah satu perubahan dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga peserta seleksi tidak lagi harus datang ke Jakarta untuk mengikuti tes.

“Banyak perubahan drastis dalam rekrutmennya. Jadi di setiap daerah, kalau dulu itu tesnya harus ke Jakarta. Tahun ini semuanya bisa di daerah masing-masing, bekerja sama dengan BKN,” ujar Dahnil usai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Asrama Haji Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, dilansir dari Antara, Rabu, 2 September 2026.

Dahnil mengungkapkan dari 75 ribu orang yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi petugas haji nantinya akan disaring melalui tahapan seleksi, termasuk Computer Assisted Test (CAT). Dia menjelaskan peserta yang mengikuti seleksi akan menjalani tes CAT. Setelah proses tersebut selesai, hasil seleksi akan diumumkan oleh pihak terkait.

“Ini ada tes CAT hari ini, nanti kemudian setelah itu akan diumumkan hasilnya,” ujar Dahnil.

Petugas Haji. Foto- Media Center Haji

Dengan jumlah pendaftar jauh lebih besar dibandingkan kuota yang tersedia, proses seleksi diharapkan dapat menghasilkan petugas haji yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.

"Kerja sama dengan BKN juga menjadi bagian dari pembenahan sistem rekrutmen agar proses seleksi dapat berlangsung lebih transparan dan menjangkau calon petugas dari berbagai daerah," kata Dahnil.

(Achmad Zulfikar Fazli)