Menlu Iran Pastikan Selat Hormuz Aman untuk Dibuka Dua Minggu ke Depan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: Anadolu

Menlu Iran Pastikan Selat Hormuz Aman untuk Dibuka Dua Minggu ke Depan

Fajar Nugraha • 8 April 2026 10:21

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengisyaratkan potensi penghentian bersyarat operasi militer Iran.

Araghchi mengatakan Teheran akan menghentikan aksinya jika serangan terhadap negara itu dihentikan.

“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, angkatan bersenjata kami yang kuat akan menghentikan operasi pertahanan mereka,” kata Araghchi dalam sebuah unggahan di platform X, dikutip dari Anadolu, Rabu 8 April 2026.

Araghchi menggambarkan langkah tersebut sebagai bagian dari upaya mediasi dan kontak diplomatik yang sedang berlangsung menuju de-eskalasi.

“Untuk jangka waktu dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran, dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” ujar Araghchi.

Pernyataannya muncul ketika Iran telah mengajukan proposal 10 poin untuk mengakhiri perang, yang, menurut media pemerintah IRIB, mencakup jaminan non-agresi terhadap Iran; kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz; pengakuan hak Teheran untuk pengayaan uranium; pencabutan sanksi primer dan sekunder AS; penghentian resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional terhadap Iran; pembayaran kompensasi; Penarikan pasukan tempur Amerika Serikat dari kawasan tersebut; dan penghentian permusuhan di semua lini.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu pagi bahwa proposal tersebut akan berfungsi sebagai kerangka kerja untuk negosiasi, meskipun tidak secara terbuka merinci semua elemennya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa Washington akan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, menggambarkan proposal Teheran sebagai "dasar yang dapat diterapkan" untuk negosiasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)