Kembangkan Wisata, Sidrap Bangun Ekonomi Lewat Turnamen Domino

Suasana Open Tournament Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 di Stadion Ganggawa pada 11–12 April 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Kembangkan Wisata, Sidrap Bangun Ekonomi Lewat Turnamen Domino

Deny Irwanto • 15 April 2026 22:00

Sidrap: Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, saat ribuan peserta berkumpul dalam Open Tournament Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 di Stadion Ganggawa pada 11–12 April 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang interaksi yang mempertemukan berbagai kalangan dari sejumlah daerah.

Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai provinsi, mulai dari Sulawesi hingga Kalimantan, turut ambil bagian dalam turnamen ini. Kehadiran mereka membawa warna tersendiri, sekaligus memperlihatkan bahwa domino telah berkembang menjadi aktivitas yang diminati lintas wilayah dan generasi.

"Domino sudah jadi budaya. Kalau dikemas dengan baik, bisa jadi daya tarik wisata," kata Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat membuka acara di Stadion Ganggawa.

Dukungan dari Higgs Games Island (HGI) bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap turut memperkuat penyelenggaraan turnamen ini. Kolaborasi tersebut menghadirkan optimisme bahwa domino dapat berkembang menjadi olahraga kompetitif yang memberi dampak nyata, tidak hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga membawa efek ekonomi yang terasa di sektor kuliner dan penginapan lokal. Kehadiran peserta dari luar daerah mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kecil.


Suasana Open Tournament Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 di Stadion Ganggawa pada 11–12 April 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Melihat antusiasme yang terus tumbuh, HGI bersama Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) telah menyiapkan rencana lanjutan melalui Turnamen Domino Bupati Cup III. Ajang tersebut ditargetkan melibatkan hingga 10.000 peserta, menjadikannya salah satu turnamen domino terbesar di daerah tersebut.

"Ke depan, konsep penyelenggaraan juga akan dikembangkan menjadi lebih luas dengan menghadirkan unsur hiburan seperti konser musik dan pertunjukan budaya," jelas Syaharuddin.

Syaharuddin menyebut melalui pengelolaan yang semakin profesional serta dukungan berbagai pihak, turnamen ini menunjukkan bahwa domino memiliki potensi untuk berkembang menjadi kegiatan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga membawa manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)