Korea Utara Kecam Jepang soal Program Nuklir, Sebut Provokasi Serius

Bendera Korea Utara. (Anadolu Agency)

Korea Utara Kecam Jepang soal Program Nuklir, Sebut Provokasi Serius

Muhammad Reyhansyah • 15 April 2026 14:54

Pyongyang: Korea Utara menuduh Jepang melakukan “provokasi serius” terhadap hak kedaulatannya setelah Tokyo menyampaikan kekhawatiran atas program nuklir dan rudal Pyongyang dalam laporan kebijakan tahunan.

Mengutip Anadolu, Rabu, 15 april 2026, kritik tersebut disampaikan oleh seorang pejabat dari Institut Studi Jepang yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Korea Utara, menyusul penerbitan Diplomatic Bluebook oleh Kementerian Luar Negeri Jepang pekan lalu.

Dalam laporan tersebut, Jepang menyebut program nuklir dan rudal Korea Utara sebagai “kekhawatiran serius.”

Menanggapi hal itu, pihak Korea Utara menilai pernyataan Jepang tidak dapat diterima, karena dianggap mencampuri hak negara tersebut untuk mempertahankan diri.

“Saya tidak dapat mengabaikan langkah mereka yang mengomentari pelaksanaan hak bela diri yang sah oleh DPRK, sambil bermimpi menggoyahkan posisi negara bersenjata nuklir yang tercantum dalam konstitusi DPRK,” demikian pernyataan tersebut, seperti dilaporkan kantor berita KCNA.

DPRK merupakan singkatan dari nama resmi Korea Utara, Democratic People’s Republic of Korea.

Pernyataan itu juga menyoroti bahwa Jepang menyebut langkah Korea Utara dalam memperkuat kemampuan pertahanan sebagai “ancaman serius dan mendesak” serta “tantangan yang jelas dan serius,” sekaligus kembali mengusulkan pelucutan senjata secara menyeluruh, terverifikasi, dan tidak dapat dibalik.

Korea Utara menilai sikap tersebut sebagai bentuk provokasi yang melanggar kedaulatan serta kepentingan keamanan dan pembangunan negaranya.

Menurut pernyataan itu, langkah Jepang juga mencerminkan “permusuhan yang mengakar dan niat konfrontatif” terhadap Korea Utara.

Baca juga:  Kim Jong-un Pantau Langsung Uji Coba Rudal Jelajah dari Kapal Choe Hyon

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)