Ilustrasi. Foto: Freepik.
Khawatir Harga Minyak Makin Bergejolak, IEA Lepas Cadangan 411,9 Juta Barel ke Pasar Global
Husen Miftahudin • 16 March 2026 12:09
New York: Cadangan minyak milik Badan Energi Internasional (IEA) akan segera mulai mengalir ke pasar global, setelah negara-negara anggota berjanji untuk menyediakan 411,9 juta barel.
Ini bertujuan untuk menekan gejolak harga minyak dunia lantaran perang di Timur Tengah mengganggu lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz, jalur utama yang biasanya mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak global.
Mengutip Investing.com, Senin, 16 Maret 2026, IEA menyatakan pemerintah telah berkomitmen untuk melepaskan 271,7 juta barel dari stok yang dipegang pemerintah, bersama dengan 116,6 juta barel dari cadangan industri yang diwajibkan dan 23,6 juta barel dari sumber lain.
Badan tersebut menambahkan, sebanyak 72 persen dari pelepasan yang direncanakan akan berupa minyak mentah. Sedangkan sisanya, 28 persen, akan terdiri dari produk minyak olahan.
| Baca juga: Meski Turun, Minyak Mentah Brent Masih di Atas USD100/Barel |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
Pasokan akan segera tersedia di pasar global
Menurut pernyataan IEA, stok yang disimpan di negara-negara Asia-Oseania akan segera tersedia. Sementara pasokan dari Eropa dan Amerika diperkirakan akan tersedia menjelang akhir Maret.
IEA juga telah menggunakan cadangan strategis selama krisis sebelumnya. Negara-negara anggota melepaskan sekitar 182 juta barel pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina yang memicu lonjakan tajam harga minyak.